Program Perpusnas Sasar Tiga Kabupaten di Sulsel, Ini Daerahnya

BONEPOS.COM, BONE - Pelayanan perpustakaan harus maksimal. Utamanya dalam menyiapkan layanan membantu kebutuhan masyarakat.

Hal ini mengemuka pada Stakeholder Meeting yang digelar Perpustakaan Nasional (Perpusnas) yang dilangsungkan di Perpustakaan
Daerah, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Rabu (7/8/2019).

Tim Konsultan Perpusnas, Gutriyana mengatakan, Perpustakaan Nasional tidak bisa mewujudkan program-program tanpa adanya kemitraan. Makanya, untuk keberlanjutan program Perpusnas, diharapkan perpustakaan ini sebagai literasi untuk kesejahteraan.

"Program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial diharapkan bagaimana perpustakaan bisa bertransformasi. Bukan hanya sebagai sarana baca dan peminjaman buku tapi juga bisa menjadi kebutuhan pusat kegiatan masyarakat," tuturnya.

Sasaran program nasional itu telah dilaksanakan pada 21 provinsi yang terdiri dari 59 Kabupaten dan 300 Desa.

"Di Sulawesi Selatan kita programkan langkah awal di tiga Kabupaten sebagai pilot project yakni Maros, Soppeng dan Bone," ucap Gutriyana.

Program percontohan di Kabupaten Bone sebagai pembukaan awal. Sasarannya adalah di lima Desa penerima manfaat yakni Desa Ulaweng Cinnong, Desa Usa, Desa Watu, Desa Sumpang Minangae, dan Manurunge.

"Desa ini telah menerima bantuan tiga unit komputer dan bisa menjadi contoh nantinya," tambahnya.

Adapun strategi utama pengembangan perpustakaan dipaparkan Gutriyana yaitu mengupayakan peningkatan layanan informasi melalui buku, komputer dan internet di perpustakaan.

Bukan itu saja, memfasilitasi kegiatan-kegiatan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan mengoptimalkan penggunaan informasi di perpustakaan serta melakukan advokasi dan membangun kemitraan untuk mendukung keberlanjutan transformasi perpustakaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPEKA) Kabupaten Bone, diwakili Sekretaris Bakhtiar berujar, stakeholder meeting adalah bentuk dukungan yang diberikan oleh pihak-pihak terkait dalam upaya
meningkatkan perpustakaan di Bumi Arung Palakka.

"Intinya ini adalah stakeholder tetap mendukung dari setiap program yang diajukan oleh Perpustakaan Nasional. Diharapkan program ini betul-betul bisa diterapkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah," ujar Bakhtiar.