Ortu Sempat Larang Kuliah, Pemuda Ini Sukses Jadi Wisudawan Terbaik. Begini Perjuangannya

BONEPOS.COM, SINJAI - Tamsil sukses mewujudkan mimpinya mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Bahkan, dia sukses menyabet predikat sebagai wisudawan terbaik.

Keberhasilan Tamsil menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah tidak mudah. Dia melaluinya dengan perjuangan keras. Orang tuanya pun sempat menentang keinginan Tamsil untuk kuliah. Namun dia tidak berkecil hati. Ujung dari perjuangan itu, Tamsil justru bikin bangga kedua orang tuanya. Begini kisahnya.

Tamsil tinggal di Dusun Joalampe, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai. Orang tuanya berprofesi sebagai pedagang kaki lima.

Tamsil menyelesaikan studi pada Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam IAI Muhammadiyah Sinjai. Dia mencatat nilai IPK 3,97.

Sejak mencatatkan diri sebagai mahasiswa pada tahun 2015, Tamsil mulai hidup mandiri. Biaya kuliah tidak sepenuhnya diperoleh dari orang tuanya. Lantaran kondisi keuangan yang minim.
Sang ayah berprofesi petani dan ibunda sebagai pedagang kaki lima. Pendapatan yang diperoleh hanya untuk memenuhi kehidupan sehari-hari saja.

"Alhamdulillah. Kami sebagai orang tuanya bangga dan bersyukur memiliki anak seperti dia, yang tidak pernah mengeluh dan memaksakan kehendaknya dalam pembiayaan kuliahya," jelas orang tua Tamsil, Sulaeha.

"Terus terang saja, kami awalnya tidak merestuinya kuliah karena kondisi keuangan, tetapi tekat dan semangatnya tinggi untuk kuliah", tambahnya.

Sementara itu, Tamsil senang dan bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan kuliah.

"Ini semua berkat usaha dan doa kedua orang tua saya sehingga alhamdulillah bisa menyelesaikan studi dengan nilai yang memuaskan," ujarnya.

Tamsil berharap, ilmu dan gelar yang diraihnya berkah. "Tentunya apa yang saya raih juga tidak lepas dari dukungan serta bimbimbingan dari sahabat, dosen dan pihak lainnya yang sudah membantu saya,"akunya.