Napi Kabur dari Rutan Ditangkap Mencuri, Ini Penjalasan Ka Rutan Soppeng

BONEPOS.COM, SOPPENG - Seorang narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Soppeng, yang dipercayakan sebagai tahanan pendamping (tamping) untuk membantu kerja sipir, memanfaatkan keadaan untuk kabur dan kembali berbuat kejahatan.

Napi tersebut berinisial AN 43 tahun, warga Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Napi yang hukumannya hampir habis itu dipekerjakan diluar sel tahanan membantu petugas Rutan.

Lantaran banyak melakukan kegiatan di luar sel, mereka pun tergoda untuk kabur dan kembali berbuat kejahatan setelah melihat peluang akibat lemahnya pengawasan terhadap mereka. Alhasil, AN kembali tertangkap Polisi lantaran terlibat kasus pencurian di salah satu ruko di Soppeng.

Kepala Rutan Lapas Klas II B Soppeng, Hendrik, A. yang dikonfirmasi membenarkan soal penangkapan terhadap salah seorang Napi binaannya tersebut. Menurutnya, yang bersangkutan memang sedang melaksanakan Tamping luar.

"Yang bersangkutan sedang Tamping Luar yang sudah di sidang TPP di Rutan. Yang bersangkutan sudah lewat dari 1/2 masa pidana dan akan bebas bersyarat bulan desember 2019," ungkap Hendrik kepada Bonepos.com, Jumat malam, 9 Agustus 2019.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Rujiyanto Dwi Poernomo mengatakan, bahwa AN ditangkap atas kasus pencurian di salah satu ruko di Cikke,e Salotungo, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, 8 Agustus kemarin.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tangan terduga pelaku yakni berupa uang tunai Rp 261.000, 1 unit sepeda motor, dan dua buah kunci rumah yang diduga digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya.

"Terduga pelaku yang diamankan merupakan warga Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Soppeng. Yang bersangkutan merupakan Napi yang sampai saat ini masih menjalani hukuman di Lapas," ungkap AKP Rujiyanto.