Gegara Ludah, Duel Parang Tersaji di Bone

BONEPOS.COM, BONE - Minggu sore (18/8/2019), Fadli sedang naik motor untuk ke warung membeli rokok, di tengah perjalanan, dia tanpa sengaja meludah di depan seorang laki-laki yang tak lain adalah kerabatnya bernama Sulaiman. Seorang pelajar yang masih berusia 16 tahun.

Akibat kejadian itu, Sulaiman merasa tersinggung. Dia memukul Fadli dengan tangan kosong, sehingga mereka pun akhirnya berkelahi. Tidak berselang lama, orang tua Sulaiman, Bahtiar datang di lokasi kejadian.

Saat Bahtiar datang, dia bukannya melerai perkelahian, justru membantu sang buah hati dengan membawa sebilah parang. Pada waktu bersamaan, paman Fadli, Supriadi bersama Sutra dan Satriani juga datang dengan maksud melerai. Sayangnya, Sulaiman dan Bahtiar malah menyerang mereka menggunakan batu dan parang.

Tidak terima dengan perlakuan pelaku Supriadi pun langsung pulang ke rumah dan mengambil parang sehingga kedua belah pihak saling memarangi.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolsek Palakka AKP A. Bahsar membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, kedua belah pihak mengalami luka-luka dan saat ini berada di UGD RSUD Tenriawaru, Bone.

"Iya betul, kejadian tadi sore sekitar pukul 17.00 Wita, pelaku dan korban saat ini masih menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit," Kata AKP Bahsar.

Lanjut kata dia, dalam peristiwa ini ada lima korban yang mengalami luka-luka yakni, Fadli mengalami luka terbuka di bawah mata, Supriadi mengalami luka robek pada kepala, pergelangan tangan kanan hampir putus, luka robek pada punggung dan luka robek pada leher.

Sementara Bahtiar mengalami luka robek pada bagian kepala, luka robek di bahu kanan, dan dua jari nyaris putus, Satriani luka pada pada lengan kanan, luka robek dan retak pada tengkorak dan tangan, dan Sutra mengalami luka pada kepala bagian kiri dengan kedalaman kurang lebih 15 cm. (cho)