Kasihan, Singgung Transparansi Keuangan Masjid, Petani Dilapor Polisi

BONEPOS.COM, BONE - Warga Desa Manera, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, Mansur harus berurusan dengan aparat Kepolisian Polsek Salomekko setelah dilaporkan oleh imam desa setempat, Minggu, (18/8/19).

Petani Desa Salomekko tersebut dilaporkan atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Mansur di Mesjid Al Mujahidin Dusun Maroanging, Desa Manera, Jumat (16/8/2019).

Kepada Bonepos.com, Mansur bercerita, kronologis dia dilaporkan ke pihak kepolisian setelah naik di mimbar masjid untuk mempertanyakan transparansi keuangan masjid kepada pengurus masjid. Sayangnya pada saat itu, pengurus masjid tidak berada di tempat.

"Waktu itu saya mempertanyakan transparansi keuangan masjid terutama celengan Iduladha beberapa waktu lalu dan mempertanyakan berapa yang didapat imam desa dari celengan itu," ungkap Mansur, Selasa (20/8/2019).

Selanjutnya, imam desa di depan jemaah mengatakan, mendapatkan Rp200 ribu.

"Saya meminta pengurus masjid agar menyelesaikan transparansi ini Jumat depan untuk disampaikan ke jemaah, namun keesokan harinya saya malah dilapor. Katanya saya mencermarkan nama baik. Imam yang lapor saya," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Salomekko, AKP Sangkala mengakui, ada warga Desa Manera dilaporkan terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik.

"Yang bersangkutan sudah dipanggil untuk klarifikasi laporannya itu. Kasusnya masih dalam penyelidikan," jelas AKP Sangkala.

Penulis:Adhy Saruga