Pasangan Ganda Putra Indonesia, Lolos ke Perempat Final Kejuaraan Dunia 2019.

BOBEPOS.COM, Pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi wakil pertama Indonesia yang lolos ke perempat final Kejuaraan Dunia 2019.

Tiket ke putaran delapan besar diamankan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan setelah mengalahkan wakil Skotlandia, Alexander Dunn/Adam Hall, 21-19, 21-16, di lapangan 3 St Jakobshalle, Basel, Swiss, Kamis (22/8/2019).

Dengan hasil ini, Ahsan/Hendra kian dekat untuk mengulang sejarah besar mereka pada empat tahun lalu.

Ya, pada Kejuaraan Dunia 2015, duet berjulukan The Daddies ini sukses menjadi kampiun.

Kala itu, Ahsan/Hendra meraih gelar juara dunia setelah mengalahkan Liu Xiaolong/Qiu Zihan (China) dengan skor 21-17, 21-14.

Jalannya pertandingan

Ahsan/Hendra tertinggal 0-3 lebih dulu dari Dunn/Hall sebelum bisa memetik poin pertama mereka.

Namun, hingga mencapai interval, pasangan berjulukan The Daddies ini belum bisa membalikkan keadaan.

Tercatat, Ahsan/Hendra tertinggal dari Dunn/Hall dengan skor 2-5, 4-7, 8-10, dan 9-11.

Selepas jeda, Ahsan/Hendra masih belum bisa menemukan cara untuk berbalik unggul atas Dunn/Hall.

Meski beberapa kali mampu menipiskan selisih skor (10-11, 11-12, 12-13), juara All England Open 2019 itu tetap berada dalam posisi tertinggal.

The Daddies akhirnya bisa berbalik unggul 16-14 setelah memetik empat poin beruntun.

Namun, Dunn/Hall segera menyamakan kedudukan melalui dua poin beruntun yang mereka petik.

Tak ingin momentum Dunn/Hall berlanjut, Ahsan/Hendra membalas dengan meraih dua poin berikutnya secara berturut-turut.

Akan tetapi, perlawanan dari Dunn/Hall belum sepenuhnya berakhir.

Mereka lagi-lagi mampu menyamakan skor menjadi 19-19 setelah drop shot yang diarahkan ke Hendra Setiawan tidak bisa dikembalikan.

Ahsan/Hendra kembali mendapat keuntungan setelah pasangan lawan melakukan kesalahan servis.

Ahsan/Hendra memastikan kemenangan pada gim kesatu setelah pasangan lawan melakukan kesalahan komunikasi saat hendak mengembalikan shuttlecock.

Pada gim kedua, duel sengit di antara kedua pasangan langsung tersaji sejak perebutan poin-poin awal.

Baik Ahsan/Hendra maupun Dunn/Hall terus bergantian mencetak poin mulai dari kedudukan 1-1, 2-2, sampai 3-3.

Dunn/Hall sempat memimpin skor 5-3 setelah meraih dua poin beruntun, tetapi Ahsan/Hendra langsung membalas dengan memetik empat poin secara berturut-turut.

Skor pun berubah menjadi 7-5.

Dunn/Hall lagi-lagi unjuk gigi setelah memetik tiga poin beruntun untuk berbalik unggul 8-7.

Setelah itu, aksi saling kejar poin di antara kedua pasangan tidak bisa dielakkan.

Tercatat, mereka imbang dalam kedudukan 8-8 sampai 10-10.

Dunn/Hall kemudian mencapai poin interval setelah pengembalian Mohammad Ahsan hanya mendarat di luar lapangan.

Selepas jeda, duel sengit di antara Ahsan/Hendra dan Dunn/Hall belum berakhir.

Mereka melanjutkan aksi saling kejar poin sampai kedudukan 14-14.

Namun, tiga poin beruntun yang diraih Ahsan/Hendra mulai mengubah arah pertandingan.

Dunn/Hall memang masih bisa menambah beberapa poin lagi untuk mengubah skor menjadi 16-18.

Akan tetapi, laju Ahsan/Hendra sudah tak bisa dihentikan.

The Daddies mencapai match point dalam kedudukan 20-16.

Ahsan/Hendra akhirnya mengunci kemenangan atas Dunn/Hall melalui permainan dua gim langsung setelah pengembalian Hendra tak bisa dikembalikan pasangan lawan.