Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua, Saat Menidurkan Balita

BONEPOS.COM,Sang ibu pasti mengerti proses menidurkan anak adalah bagian yang sangat penting. Tapi jika menidurkan si kecil dengan cara yang salah, maka bisa membuat kualitas tidurnya jadi berkurang.

Padahal anak balita berusia 3-5 tahun harus mengalami tidur yang nyenyak selama 10-13 jam sehari agar kesehatan dan perkembangannya tetap optimal.

Sedangkan membuat anak tertidur terlelap memang menjadi tantangan tersendiri.

Meski sebenarnya tidak ada cara khusus untuk membuat mereka mengikuti siklus tidur yang baik, namun sayangnya ada sebagian orangtua melakukan kebiasaan buruk yang tanpa sengaja sering dilakukan.

Berikut 5 kesalahan yang sering orangtua lakukan saat menidurkan anak balita. Yuk, simak ulasannya.

1. Menidurkan anak saat larut malam

Terkadang orangtua membiarkan anak terjaga sedikit lebih lama di malam hari meski sama-sama berada di atas tempat tidur.

Sebenarnya menidurkan anak saat larut malam bukanlah hal yang baik. Sedangkan mereka perlu waktu tidur lebih panjang agar tubuhnya tetap sehat.

Kata Dr. Owens yang dikutip dari Parents, jika anak-anak kurang tidur maka di pagi hari ia tidak bisa beraktivitas dengan baik dan menjadi tidak nyaman seperti menggosok mata, mudah marah hingga berperilaku agresif.

Oleh karena itu, agar kualitas tidur sang anak tetap terjaga maka hindari kesalahan menidurkan balita terlalu malam.

2. Membiarkan anak memakan cemilan manis sebelum tidur

Camilan dengan kadar gula tinggi seperti coklat atau kue memang disukai semua anak balita, tapi sebaiknya tidak mereka lakukan sebelum tidur.

Di mana gula akan memberikan energi pada tubuh balita, sehingga ia jadi tidak bisa rileks dan memiliki efek stimulasi pada otaknya. Hal ini tentunya akan membuat si Kecil lebih waspada atau cenderung tidak ingin lekas tidur.

Oleh karenanya, meminimalkan asupan makanan manis sebelum tidur adalah cara yang bijak. Berilah mereka makan malam sedikit lebih kecil dari porsi makan siang dan harus dilakukan setidaknya 2 jam sebelum tidur.

3. Memberikan sebotol susu saat tidur

Daftar kesalahan berikutnya adalah suka memberikan anak botol susu di malam hari agar perutnya kenyang dan tidur nyenyak.

Sementara anak balita yang suka minum susu sambil tidur justru cukup berisiko dan suatu kebiasaan yang harus dihilangkan sampai ia tumbuh lebih besar.

Di mana membiarkan anak balita tidur dengan susu terlalu lama berada dalam mulutnya bisa membuat gigi mereka rusak dan bolong.

Sebab kandungan gula yang ada pada susu dapat tertampung dalam mulutnya yang kemudian akan diubah menjadi asam oleh bakteri dan mengakibatkan kerusakan gigi.

4. Menemani anak hingga tertidur lelap

Sebaiknya ibu, mulailah secara perlahan kurangi kebiasaan ini saat menidurkan anak balita, tujuannya agar mereka tidak terus tergantung dan menolak untuk tidur jika tidak ditemani Ibunya.

Jika mengalami situasi yang seperti ini maka cobalah membiasakannya untuk bisa tidur sendiri dan konsisten melakukannya.

Bersikap tegas secara lembut nyatanya dapat mengubah keadaan. Yang terpenting kuncinya adalah menjalankan ritual tidur secara konsisten untuk membuat anak terbiasa menenangkan diri sendiri dan tidur terlelap.

5. Tidak mematuhi rutinitas jam tidur yang jelas

Salah satu kesalahan menidurkan anak balita yang sering dilakukan adalah tidak memiliki rutinitas tidur yang jelas.

Ada sebagian orangtua yang membiarkan anaknya tidak punya rutinitas tidur yang baik hingga ia beranjak besar. Lalu hal tersebut dianggap enteng karena berpikir bahwa nantinya akan hilang secara alami. Padahal itu pemikiran yang tidak tepat saat menidurkan anak.

Sementara untuk menghindarinya, Ibu bisa mulai membiasakan rutinitas tidur dengan melakukan pola aktivitas atau ritual sederhana yang sama setiap malamnya.

Salah satu rutinitas tidur sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan membacakan buku cerita setelah si Kecil selesai menggosok gigi dan mencuci tangan maupun kakinya.

Jika ia mempunyai satu rutinitas sebelum tidur yang menenangkan dan menyenangkan, maka si Kecil pun akan mendapat kualitas tidur yang lebih nyenyak dan nyaman.

Cobalah untuk membantu anak mendapatkan suasana tidur yang rileks. Usahakan agar tidak lagi melakukan 5 kesalahan menidurkan anak di atas.