Anggaran Paskibra Bone Rp758 Juta, Kadispora: Itu Masih Minim

BONEPOS.COM, BONE - Dispora Kabupaten Bone menilai, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp758 Juta untuk kegiatan Paskibra di Bumi Arung Palakka, masih kurang. Bila dibandingkan dengan daerah lainnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bone A Pirdaus menjelaskan, alokasi dana untuk pembentukan Paskibra tahun ini, sebesar Rp 758.800.000.

Menurutnya, dana tersebut masih sangat minim, dibanding dengan daerah lainnya. Kata Pirdaus, anggaran Paskibra Kabupaten Bone dinilai yang paling rendah.

"Merekrut Paskibraka, tentu dananya tidak sedikit karena mulai ujung kaki sampai ujung rambut kita tanggung dan idealnya anggaran yang dibutuhkan minimal Rp1 miliar," ungkap A Pirdaus.

Anggaran Rp758 juta ini, teralokasi di beberapa item, mulai dari pembelian pakaian dinas plus atribut membutuhkan anggaran Rp106.545.000. kemudian jasa tenaga ahli, istruktur/narasumber sebesar Rp72.800.000.

Lalu uang saku peserta menyedot dana Rp800 ribu per orang, sementara untuk jasa pelatih/instruktur berjumlah lima orang sebesar Rp30 juta, penyeleksi 7 orang Rp 14 juta, pendamping penyeleksi 7 orang Rp 5.600.000, pembina mental 3 orang Rp 18 juta, serta untuk biaya konsumsi sebesar Rp 220.750.000.

"Masih banyak item lainnya, termasuk juga membiayai Paskibra ke Provinsi. Kami sudah berusaha mengelola dana ini supaya bisa mencukupi," jelasnya.

Sementara untuk pelatih/instruktur melibatkan anggota dari Denpom XIV/1, Polres Bone, dan dari Purna Paskibra Kabupaten Bone.

Kemudian untuk rekrutmen, yakni tahap awal dilakukan penjajakan ke sekolah-sekolah, dari hasil penjajakan terkumpul sebanyak 300 orang peserta. Dari total jumlah tersebut akhirnya setelah menjalani seleksi di tingkat kabupaten disaring menjadi 73 orang peserta.