Tagih Utang Pakai Karangan Bunga, Ini Ceritanya

BONEPOS.COM. Unggahan seorang motovlogger bernama Ronald Sinaga sedang menjadi perbincangan netizen, karena menggunakan karangan bunga sebagai media untuk menagih utang.

Unggahan itu pun saat ini telah mengundang lebih dari 700 komentar, di mana ada sekitar 12 ribu pengguna Instagram memberikan love untuk postingan motovlogger yang sering dipanggil dengan Bro Ron tersebut.

Ramai menjadi bahan pembicaraan publik, Bro Ron baru-baru ini mengonfirmasi kebenaran dari postingan tersebut, dan menceritakan bahwa karangan bunga dalam foto dikirimkan ke pesta pernikahan di Jakarta pada Ahad, 25 Agsutus lalu.

Nggak cuma satu atau dua, Ronald mengaku telah mengirimkan enam karangan bunga sekaligus karena merasa kesal dengan utang si penyelenggara pesta nggak kunjung dibayar.

Apalagi, usahanya menagih utang sebesar Rp 300 juta kepada orang tersebut selama setahun ini nggak membuahkan hasil sedikit pun.

"Sudah hampir satu tahun menagih-nagih tidak ada hasil, dan kebetulan saya mengetahui tiga bulan sebelumnya dia mau nikah gitu kan. Wah hebat bisa nikah bisa pesta tapi utangnya masih gantung nih," cerita Bro Ron seperti yang dikutip Bonepos dari Kompas.com.

Lebih lanjut, Ronald menjelaskan bahwa dia awalnya ingin menghadiri kondangan salah satu anggota klub motor gede tersebut, tetapi memutuskan untuk nggak jadi datang karena takut emosi dan menyebabkan insiden baku hantam.

"Rencananya saya mau datangin juga kondangannya sama istri kan. Tapi dalam perjalanan, kami memutuskan enggak jadi datang karena takutnya saya emosi, dia emosi, keluarganya emosi, baku hantam bisa ada yang masuk penjara. Jadi, kita batalkan," tambahnya.

Untuk keenam karangan bunga tersebut, Bro Ron sendiri harus mengeluarkan kocek sebesar Rp 600 ribu per buah, sehingga total menghabiskan sebanyak Rp 3,6 juta.

Namun sayang, meskipun karangan bunga tersebut berada di lokasi hingga acara selesai dan menjadi viral di media sosial, hingga kini Bro Ron belum menerima pelunasan utang.

"Akan saya kirim terus (karangan bunga) ke rumah dan kantornya," tutup dia.

Hayo, siapa yang masih pura-pura lupa kalau punya hutang?