PMII “Goyang” Polres, Korlap Sebut Banyak Kasus Korupsi Mandek

BONEPOS.COM, BONE - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa di beberapa titik di Kabupaten Bone, Kamis (29/8/2019).

Sebelumnya pendemo menggelar orasi di bundaran Tugu Jam Watampone. Kemudian melanjutkan aksi Mapolres Bone.

Koordinator lapangan (Korlap) PMII Bone Muh Nirwan Tifta mengatakan, PMII hadir terkait banyaknya kasus yang mandek seperti kasus korupsi PAUD Disdik Bone dan masih banyak kasus tidak selesai.

"Kami datang murni aksi damai untuk mempertanyakan kebenaran kasus korupsi tersebut. Kasus PAUD dijanji mulai Juli dan sekarang sudah Agustus belum ada yang dituntaskan dan belum ada ditetapkan sebagai tersangka," jelas Nirwan.

"Inilah yang kami ingin tahu kebenarannya apakah Polres Bone bisa selesaikan masalah korupsi ini," sambungnya.

Pendemo juga menuntut kasus korupsi PAUD dituntaskan. Demikian kasus korupsi lainnya.

Kasat Reskrim Polres Bone Aiptu Pahrum bilang, persoalan penegakan korupsi sudah diawali dengan tahap penyelidikan yang tentunya untuk mengetahui peristiwa ini karena harus melalui prosedur. Termasuk pengumpulan alat bukti dan sementara ini masih berproses.

"Untuk itu langkah yang sudah kami lakukan sampai hari ini kita sudah periksa 535 orang saksi," tuturnya.

Lanjut Pahrum memaparkan, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, mencari bukti keterangan ahli untuk mengetahui pelaku tersangka dalam kasus tersebut.

Selain keterangan saksi ada ahli yang juga terlibat dalam penghitungn kerugian negara yang dilakukan akhir Juli dan sampai 4 Agustus untuk melakukan penghitungam kerugian negara yang belum final.

Adapun sejumlah kasus yang dituntut mahasiswa PMII yaitu kasus tambang ilegal, kasus dokter gadungan, kasus korupsi dana desa, dan masih banyak lagi kasus lainnya termasuk kasus korupsi PAUD.

Usai demo di Mapolres mahasiswa PMII melanjutkan aksinya di Kantor Kejaksaan Negeri Bone.