Tangkal Paham Radikalisme di Sekolah

BONEPOS.COM, GOWA - Ancaman terorisme bisa datang kapan saja. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pun serius melakukan pencegahan sejak dini.

Terbukti dengan jalinan kerjasama BNPT bersama masyarakat di Sulawesi Selatan dalam pencegahan paham radikalisme dan terorisme.

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Selatan BNPT menggandeng guru agama dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA di Kabupaten Gowa dan Makassar melaksanakan event bertajuk “Harmoni Dari Sekolah” integrasi nilai-nilai agama dan budaya di sekolah dalam menumbuhkan harmoni kebangsaan.

Gelaran tersebut dilaksanakan di Padivalley Golf Club Pattalassang, Kabupaten Gowa, dengan jumlah peserta lebih dari 100 orang.

“Kegiatan ini adalah langkah dalam membangun sinergitas terhadap masyarakat, khususnya guru-guru agama dalam pencegahan paham radikalisme dan terorisme di Sulawesi Selatan”, tutur Ketua FKPT Sulawesi Selatan Prof Arfin Hamid.

Arfin menambahkan, kerja-kerja untuk menghalau radikalisme dan terorisme sudah berjalan selama tujuh tahun.

Direktur Pencegahan BNPT Hamli dalam sambutan yang dibacakan Kasubdit Pengamanan Lingkungan BNPT Kol. Czi. Rahmad Suhendre menyampaikan, kelompok pelaku terorisme tinggal dan berbaur di tengah-tengah masyarakat.

“Kita semua harus meningkatkan kewaspadaan dini agar pahamnya tidak sampai memapar masyarakat yang lain. Untuk itu, membutuhkan sinergi pemerintah dan masyarakat khususnya guru dan kepala sekolah dalam mendidik peserta didik agar tidak terpapar paham radikalisme dan terorisme," sebut Rahmad.

Adapun Kapolda Sulsel Irjenpol Hamidin hadir sebagai narasumber mengemukakan, pola penyebaran paham radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat. Menurutnya bahwa pertalian darah antar pelaku teror, patron ketokohan, dendam terhadap pihak pemerintah, serta sosial media bisa menjadi pola penyebaran dan perekrutan. (ril)