KPK Atensi 26 Aset Pemkot Bermasalah, Ada Pasar Butung Juga Lapangan Karebosi

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama Kajari Makassar Dicky Rachmat Rahardjo melaksanakan pertemuan dengan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (29/8/2019).

Pertemuan ini dalam rangka membahas penyelesaian 26 aset Pemkot Makassar yang bermasalah yang telah diberikan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejari Makassar untuk diselesaikan.

Beberapa aset Pemkot Makassar yang dilaporkan bermasalah, antara lain, tanah eks kerung-kerung, terminal cargo, Pasar Terong, Pasar Butung, Pasar Cidu, Pasar Kampung Baru, Pulau Kayangan, Lapangan Karebosi, TPU Sudiang, tanah untia, Perumahan Karyawan Manggala, serta beberapa PSU lainnya antara lain Gerhana Manggala, BTN Faisal, Kawasan Tanjung Bunga, dan Perumahan Antang.

Kajari Makassar, Dicky Rachmat Rahardjo di hadapan tim KPK RI memaparkan hasil penanganannya dan masih akan tetap melanjutkan tugas agar aset Pemkot Makassar yang bermasalah bisa diselamatkan.

"Sudah dilaporkan ada 26 aset bermasalah yang ada di Pemkot Makassar, dan berdasarkan SKK kami dari pihak Kejari telah melakukan penanganan dan masih berlanjut," ucap Dicky.

Tindak lanjut dari upaya tersebut sudah bisa terlihat Jumat (30/8/2019). Rencananya akan dilaksanakan penyerahan PSU Gerhana Alaudin kepada Pemerintah Kota Makassar.

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb di sela-sela pertemuan tersebut bilang, akan terus memantau di lapangan bersama pihak terkait agar kasus ini bisa segera terselesaikan.

"Jika aset ini tidak ditindaki tegas coba bayangkan berapa kerugian yang harus didapatkan. Pemerintah kota Makassar akan selalu bersinergi dengan jajaran di bawah dibantu dengan Kejari Makassar melalui SKK akan mengusut tuntas hingga aset daerah bisa diambil alih kembali dan diamankan dalam catatan badan arsip daerah," ujar Iqbal.

Melihat upaya pemerintah kota Makassar dan Kejari, KPK RI memberikan apresiasi dan berjanji akan senantiasa mengawal kasus ini.

KPK RI juga merekomendasikan agar Pemkot Makassar memastikan ketersediaan dan kecukupan anggaran dalam pengamanan aset, serta menghimbau masyarakat juga pengembang perumahan agar senantiasa mendukung program pengamanan aset Pemkot Makassar.

Dalam pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Inspektorat Kota Makassar Zainal Ibrahim dan Kepala DPM PTSP Kota Makassar Andi Bukti Jufri. (ril)