Jadi Penyuluh Perikanan Milenial, Ini Syaratnya

BONEPOS.COM, MAROS - Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) memacu meningkatkan kapasitas penyuluh kelautan dan perikanan.

Cara yang ditempuh, seperti Rapat Koordinasi untuk wilayah Regional Timur meliputi Sulawesi, Maluku, dan Papua yang dilaksanakan di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Kabupaten Maros, 3-4 September.

Rapat Koordinasi ini dihadiri Koordinator Penyuluh Perikanan dari 24 Kabupaten/Kota di Sulsel. Tema yang diangkat, "Peningkatan Kinerja Penyuluh Perikanan dalam Pembangunan Kelautan dan Perikanan".

Kepala BRSDM Sjarief Widjaja dalam keterangan rilisnya mengungkapkan, penyuluh memegang peranan penting dalam kemajuan sektor kelautan dan perikanan.

"Untuk itu, penyuluh harus memiliki karakteristik tertentu agar dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman dan bertransformasi menjadi penyuluh perikanan milenial," jelasnya.

Prof Sjarief Widjaja menjelaskan hingga Juli 2019, jumlah penyuluh perikanan PNS KKP berjumlah 2.916 yang tersebar di seluruh Indonesia harus memiliki tiga karakteristik.

"Ketiga karakteristik yang harus utama dimiliki yakni enlightening (mencerahkan), enrichment (memperkaya), dan empowerment (memberdayakan)," tandasnya. (ril)