Akademisi Unhas Cari Raja Bone di Cenrana

BONEPOS.COM, BONE - Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan (BPCB Sulsel), melakukan survei dan pemetaan potensi cagar budaya di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone. Gelaran ini berlangsung mulai 11 hingga 18 September 2019.

Ada 17 orang yang terlibat dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari arkeolog, tenaga teknis, dan akademisi dari Universitas Hasanuddin.

Akademisi yang terlibat dalam kajian ini, Muhlis Hadrawi, yang merupakan ahli Filologi dari Departemen Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, dan Yadi Mulyadi dari Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, yang juga merupakan salah seorang Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Sulawesi Selatan.

Koordinator Lapangan tim kajian, Iswadi menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk memfokuskan pada identifikasi dan pemetaan situs-situs arkeologi dan sejarah yang berpotensi sebagai cagar budaya.

Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi data penting khususnya bagi Pemerintah Kabupaten Bone dalam merumuskan kebijakan pelestarian dan pengelolaan cagar budaya di Kecamatan Cenrana. Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari cagar budaya yang terdapat di Kecamatan Cenrana.

Kecamatan Cenrana merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Bone yang berdasarkan penelitian arkeologi maupun kajian naskah Lontara memiliki potensi cagar budaya berupa situs-situs arkeologi yang terkait dengan jejak sejarah Cenrana.

Jejak kesejarahan tersebut erat kaitannya dengan Kerajaan Bone. Salah satu situs yang telah dilindungi sebagai cagar budaya yaitu Kompleks Makam La Patau Matanna Tikka.

Di kompleks makam ini, terdapat makam La Patau Matanna Tikka yang merupakan Raja Bone yang memerintah pada 1696-1714. Selain itu di kompleks makam ini, terdapat juga makam para istri La Patau dan tokoh lainnya.

Selain kompleks makam ini, juga terdapat peninggalan lain yaitu, makam-makam kuno, sisa struktur benteng, sumur bersejarah, dan jejak pemukiman tua berupa sebaran fragem keramik dan bekas tiang rumah. (ril)