Begini Strategi Disdik Berdayakan Penjahit di Sinjai

BONEPOS.COM, SINJAI - Puluhan penjahit pakaian yang terdaftar di UKM Sinjai menghadiri pertemuan rapat diskusi di aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Jumat (13/9/2019).

Plt Dinas Pendidikan (Disdik) Sinjai, Andi Suryanto Asapa menjelaskan, diskusi ini untuk mempertemukan secara langsung pihak pemenang tender dan pemilik usaha konveksi dengan para penjahit yang ada di UKM Koperasi Sinjai.

Menurut Suryanto, hal ini sangat penting dilakukan lantaran perlu ada kesepakatan terlebih dahulu oleh PT. Usaha Timur, pemilik usaha konveksi Tiga Putri, dan para pengusaha penjahit.

"Kesepakatan ini tentu sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman dikemudian hari antara pemenang tender, pemilik usaha konveksi dan para pengusaha penjahit yang ada di UKM Sinjai," kata Suryanto.

Perwakilan dari perusahaan pemenang tender, PT. Usaha Timur, Sri bilang, pekerjaan pengadaan seragam sekolah tersebut memiliki proses kesepakatan waktu. Kurang lebih dari dua bulan, seragam sekolah tersebut harus sudah ada.

"Kami sudah percayakan kepada Andi Zainal, pemilik usaha konveksi Tiga Putri, kurang lebih dari dua bulan seragam sekolah itu harus sudah ada di tempat kami. Sebab, memasuki bulan ketiga, masih banyak yang mau dikerjakan," harap Sri.

Pemilik usaha konveksi Tiga Putri, Andi Zainal, secara teknis menuturkan, kepada pengusaha penjahit yang tergabung di UKM Sinjai, dalam mempekerjakan jahitan seragam sekolah tersebut, pihaknya punya aturan tersendiri, lantaran adanya kesepakatan waktu oleh pihaknya dan pemenang tender. Sehingga, ia berharap kepada para pengusaha penjahit untuk bekerja secara profesional agar hasilnya benar-benar berkualitas.

"Jangan sampai bahan kain dari kami bagus tetapi pekerjaan jahitannya kurang bagus, tentu kami tidak bisa terima begitu saja. Disini, ibu-ibu cukup menjahit saja, karena polanya sudah ada dan semua bahannya kami yang punya tanggung jawab," ucap Andi Zainal.

Ditanya tentang harga upah pekerjaan jahitan, Zainal menyetujui harga yang menjadi kesepakatan dalam rapat diskusi.

"Alhamdulillah, kita sudah sepakat, nilai untuk jahitan pakaian harganya Rp6.500, jahitan untuk rok senilai Rp 3.000. Dan untuk jahitan celana nilainya Rp 8.000," jelas Zainal.

Turut hadir dalam kegiatan diskusi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sinjai, Firdaus sebagai moderator diskusi.

Sekadar diketahui, pengadaan baju seragam ini untuk SD kelas I dan SMP kelas I. Jumlah pengadaan baju seragam keseluruhan sebanyak 6.747 baju seragam.