Semangat Nurdin Abdullah untuk Kontingen Sulsel di Pomnas XVI

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Bapomi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengirimkan 193 atlet pada Pomnas XVI Jakarta 2019. Targetnya, bisa menembus lima besar.

Perhatian Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah terhadap kontingen, luar biasa. Hal ini memacu motivasi kontingen yang akan berangkat ke Jakarta.

Proses pelepasan kontingen Sulsel dilaksanakan di Gedung Pola Kantor Gubernur Sulsel, Sabtu (14/9/2019). Hadir melepas kontingen, yakni Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Pemprov Sulsel, Muhammad Firda.

Pomnas XVI ini akan dilangsungkan di Jakarta, mulai 19 hingga 26 September. Kontingen Sulsel mengikuti 18 cabang olahraga yang dipertandingkan.

18 cabang olahraga yang diikuti, yakni anggar, atletik, bola basket, bola voli, bulu tangkis, futsal, gulat, hockey indoor, judo, karate, kempo, panjat tebing, pencak silat, petanque, renang, sepak takraw, tarung derajat, dan tenis lapangan.

Ketua Umum Bapomi Sulsel, A. Arsunan Arsin berterima kasih atas perhatian yang diberikan Pemprov Sulsel terhadap kontingen yang akan berangkat membela Sulsel di tingkat nasional.

Kata Arsunan, atlet-atlet Sulsel yang dikirim ke Pomnas Jakarta, merupakan hasil seleksi ketat. Atlet terbaik yang dipilih untuk membela Sulsel.

"Ini event dua tahun sekali. Kami tidak muluk-muluk pasang target di Jakarta," ucapnya.

Sekretaris Umum Bapomi Sulsel sekaligus Ketua Kontingen Sulsel, Syahrir Arief mengatakan, seluruh atlet dari 18 cabang olahraga diharapkan bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Diakuinya, semangat juang kontingen Sulsel yang akan turun berlaga di Pomnas XVI, tidak perlu diragukan.

Kata Syahrir, persaingan di Pomnas XVI, kian ketat. Kontingen Pulau Jawa dinilainya, masih tangguh. Meski begitu, 193 atlet terbaik Sulsel yang dikirimkan berjanji siap tampil habis-habisan.

"Persaingan ketat. Target kami bisa masuk lima besar," ujar Syahrir.

Namun demikian, kata Syahrir, pihak Bapomi Sulsel masih menantikan uluran tangan dari kampus-kampus yang mengirimkan atlet turun berlaga.

"Semoga Bapak Rektor UNM berkenan membantu kami. Apalagi UNM mengirimkan atlet terbanyak," harapnya.

Diakui Syahrir, bantuan Ketua Umum KONI Sulsel, Dispora Sulsel, Para Pimpinan PTN/PTS serta Kepala LL DIKTI Sulawesi, sangat membantu persiapan kontingen sebelum berlaga. (ril)