Lutut Sakit Saat Pendakian, Begini Anjuran Dokter Sakti

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Tidak sedikit yang merasakan sendi sakit pada saat pendakian. Jelas kondisi tersebut membuat seseorang tidak nyaman. Lantas, bagaimana solusinya?

Dosen Orthopaedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Dr.dr. Muhammad Sakti SpOT(K) menjelaskan, pada saat mendaki atau naik tangga, maka ada beberapa hal yang bisa menyebabkan sakit.

Pertama, tekanan pada permukaan sendi. Kemungkinan daerah permukaan sendi yang tertekan ada kerusakan. Kondisi ini disebut osteoarthritis, biasa terjadi pada pasien-pasien usia di atas 50 tahun.

Kedua, tarikan pada otot yang cedera di sekitar lutut, disebut tendinitis. Ketiga, gesekan atau tekanan tulang tempurung ke permukaan sendi lutut, ini bisa dialami pada pasien dengan osteoarthritis, kelainan tulang tempurung, atau otot tulang paha yang lemah dan mengecil. Keempat, bisa karena bantalan lutut yang robek, disebut cedera meniscus.

"Semua kondisi tersebut tidak sampai bisa menyebabkan pasien meninggal, tapi bila tidak ditangani dengan tepat, maka pasien tidak bisa beraktivitas dengan baik, tidak bisa menikmati aktivitas sehari-hari sehingga memperburuk kualitas hidup," jelas Sakti, Senin (16/9/2019).

Lebih jauh, Sakti memaparkan, hal yang perlu dihindari adalah penyebab yang bisa membuat keluhan makin parah, misalnya osteoarthritis, jangan membuat aktivitas berlebihan yang bertumpu pada lutut sehingga permukaan sendi makin rusak dan melatih kekuatan otot di sekitar lutut tanpa beban bertumpu.

"Segera periksa ke dokter ahli bila sakit tidak hilang lebih 2 Minggu, karena kemungkinan ada struktur di lutut yang rusak dan perlu segera ditangani," paparnya.

Bukan itu saja, Sakti menganjurkan agar mengonsumsi makanan yang bergizi dan mineral, dan menghindari makanan yang bisa mengganggu penyerapan kalsium dan makanan-makanan yang bisa menaikkan berat badan sehingga beban ke lutut makin berat. (ril)