Sembilan Fakta Menarik Aksi Penggeledahan Polda Sulsel di Bone

BONEPOS.COM, BONE - Ada banyak hal menarik terkait aksi penggeledahan yang dilakukan Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kabupaten Bone, Rabu (18/9/2019).

Bonepos.com merangkum sembilan fakta seputar penggeledahan aparat kepolisian di daerah yang juga dikenal sebagai Bumi Arung Palakka. Apa saja fakta tersebut, berikut ulasannya;

1. Kasus ini sudah bergulir cukup lama, hingga kini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

2. Kasus yang sementara didalami aparat kepolisian terkait dana PAUD, diperkirakan menimbulkan kerugian negara hingga Rp4 miliar.

3. Tidak tanggung-tanggung, tidak hanya jumlah kerugian negara yang ditaksir tidak sedikit, ternyata jumlah saksi yang sudah diperiksa juga mencapai 500 orang.

4. Aksi penggeledahan yang dilakukan personel Polda Sulsel di Bone dilakukan di beberapa lokasi. Informasi yang mengemuka menyasar tujuh lokasi berbeda, antara lain Kantor Dinas Pendidikan, Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah dan Rujab Wakil Bupati Bone.

5. Sejumlah orang penting diduga terlibat dalam kasus PAUD ini, termasuk istri Wakil Bupati Bone yakni Erniati.

6. Kadis Pendidikan Kabupaten Bone, Hj. Andi Syamsiar Halid tidak di kantor saat polisi melakukan penggeledahan di kantornya.

7. Penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, personel kepolisian memeriksa bagian keuangan dan membawa berkas 4 TK negeri.

8. Hingga Rabu malam (18/9/2019) sekira pukul 23.59 Wita, polisi masih di Rujab Wakil Bupati Bone. Polisi meninggalkan rujab Wabup Bone sekira pukul 01.20 WITA dengan membawa sejumlah barang bukti.

9. Personel kepolisian bersenjata lengkap mengawal aksi penggeledahan ini.