Ditinggal Ibu, Gadis Bersaudara di Bone Khatam Alquran 30 Juz

BONEPOS.COM, BONE - Dua bersaudara, Kamariah Suhra (18) dan Siti Sapiah Husna (21), bikin bangga. Warga Desa Ajjalireng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone ini, berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz, Kamis (19/9/2019).

Kamariah menuntaskan hafalan dalam rentang waktu 1 tahun 8 bulan, sedangkan kakaknya, Husna 2 tahun. Mereka menamatkan hafalan di Yayasan Pondok Tahfiz Khalilul Qur'an Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Yayasan yang berdiri sejak 2017 ini, berada di bawah binaan Ustaz Muslim Alimuddin yang merupakan alumni Masjid Jami As'adiyah Sengkang. Ustaz Muslim sebagai pimpinan sekaligus pembina berasal dari Desa Pallae, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone.

Kamariah dan Husna ditinggal oleh Sang Ibunda sejak usia masih SD, kemudian diasuh Sang Ayah, seorang diri hingga kini.

Muhammad Amin, ayah dari kedua santri ini mengungkapkan bahwa anaknya khatam 30 juz adalah harapan almarhumah istrinya. Berkat kesabaran dan keteguhan, sang ayah berhasil mengantarkan kedua putrinya menjadi hafizah.

Kamariah dan Husna adalah termasuk santri berprestasi. Baru-baru ini, Kamariah meraih juara 1 Musabaqah Hifzil Qur'an (MHQ) di Pesantren Darul Abrar pada cabang 20 Juz dan akan mewakili Sulawesi pada MHQ tingkat ASEAN pada 5 Oktober 2019 mendatang di Jakarta.

Kehilangan sosok yang dicintai, utamanya kehilangan ibu, bukanlah hal yang patut ditangisi hingga berlarut-larut, sampai melupakan mimpi dan berputus asa dalam harapan dan cita-cita. Justru menjadi cambukan untuk bangkit dan lebih giat mengejar mimpi. Kedua bersaudara ini telah membuktikan mimpi dan harapan orang yang dicintainya meski telah tiada.

"Kami ingin membanggakan ibu yang telah tiada dan ayah yang kini berjuang membesarkan kami. Kami ingin melihat mereka tersenyum dan bangga telah melahirkan kami," ungkap Kamariah dan Husna.

Penulis: Julfiadi