Hasil Minor Pesilat Sulsel di Pomnas XVI, Mantan Pelatih Sebut Atlet Kurang Semangat

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Hasil minor yang diperoleh atlet silat Sulsel di Pomnas XVI di Jakarta, mengundang keprihatinan. Salah satunya mantan pelatih silat Sulsel, Muhammad Asyhary.

Pada Pomnas XVI, Sulsel mengirimkan 17 pesilat. Hasilnya, hanya mampu mendulang satu medali perunggu.

"Kalau saya, kondisi demikian dikarenakan kita kalah persiapan. Atlet Sulsel kurang greget. Kurang semangat. Ini disebabkan karena persiapan kita jauh di bawah tim-tim lain," kata Asyhary, Senin (23/9/2019).

"Saya berharap ini bisa cepat dibenahi. Karena akan berpengaruh di Pra PON nanti. Langkah yang perlu diambil sekarang tentunya harus Musprov dulu. Karena kepengurusan sudah berakhir," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, kontingen silat Sulsel, tidak bisa berbuat banyak di Pomnas XVI Tahun 2019 di Jakarta. Pesilat yang diturunkan, kalah kelas.

Total ada 17 atlet yang diboyong pada pesta olahraga dua tahunan tersebut. Hasilnya, Kontingen silat Sulsel hanya mampu membawa pulang satu medali perak perunggu.

Medali perunggu ini, disabet Delvianti Paris pada nomor pertandingan kelas A 45-50 kg putri.

Pelatih silat Sulsel, Imam Suyudi mengakui, kontingennya tidak memenuhi target pada Pomnas XVI. Bidikannya satu emas, tak mampu diwujudkan.

"Rata-rata gugur di delapan besar. Kita kalah fisik," ujar Imam, Minggu (22/9/2019). (ril)