Belum Ada Pimpinan Definitif, Agenda DPRD Bone Tersandera

BONEPOS.COM - DOK 45 anggota DPRD Kabupaten Bone sudah diambil sumpahnya menjadi anggota dewan periode 2019-2024, Senin (12/8/2019). Namun, pasca disumpah jabatan Ketua DPRD di Bumi Arung Palakka, masih bersifat sementara.

BONEPOS.COM, BONE - Sejak dilantik 12 Agustus 2019 lalu, hingga kini DPRD Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, belum memiliki pimpinan definitif karena belum adanya usulan nama pimpinan DPRD dari Partai Golkar dan Demokrat.

Dari 4 partai yang berhak menduduki posisi pimpinan DPRD, baru 2 partai yang sudah menyampaikan SK rekomendasi pimpinan DPRD ke Sekretariat DPRD Bone, yakni Partai Gerindra menunjuk H Ramang dan Parta Amanat Nasional (PAN) menunjuk Andi Wahyudi Taqwa.

Kedua nama calon pimpinan DPRD Bone tersebut sudah diumumkan dalam sidang Paripurna DPRD Bone yang digelar, Rabu (25/9/2019) pagi tadi dan selanjutnya akan diserahkan ke Bupati untuk diproses penerbitan SK pimpinan DPRD Bone dari Gubernur Sulsel.

Lambatnya proses penetapan pimpinan DPRD Bone ini menyebabkan sejumlah agenda penting yang harus segera dituntaskan para anggota DPRD Bone, menjadi tersandera.

"DPRD Bone paling awal di lantik di Sulsel tapi sampai sekarang belum ada pimpinan definitif. Tanpa adanya pimpinan definitif, tidak bisa ada kegiatan karena semua harus ditandatangani ketua definitif," ungkap Anggota DPRD Bone Andi Muh Salam, Rabu (25/9/2019).

Untuk itu, anggota DPRD dari partai Nasdem ini berharap, kiranya partai Golkar dan Demokrat sesegera mungkin mengirimkan usulannya, sehingga bisa segera ditetapkan dan anggota DPRD yang baru bisa bekerja.