KDRT di Sinjai Tergolong Tinggi, Begini Penangkal Ala Pemkab

BONEPOS.COM, SINJAI - Asisten Tata Pemerintahan Setdakab Sinjai, Muhlis Isma mewakili Bupati Sinjai dalam membuka Penyuluhan Hukum Tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Perlindungan Anak, yang digelar Yayasan Institut Hukum Indonesia (IHI) Biro Sinjai, di Kantor Desa Erabaru, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Rabu (25/9/2019).

Kegiatan penyuluhan ini, melibatkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sinjai, Mas Ati, Kapolres Sinjai melalui Kanit PPA Polres Sinjai, Rospida, dan Konselor Puspaga Kabupaten Sinjai Nurul Iffah.

Asisten I Setdakab Sinjai Muhlis Isma sangat mengapresiasi atas inisiasi IHI Sinjai dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Diakuinya, apa yang dilaksanakan sejalan dengan visi misi Pemerintah Daerah dalam meningkatkan SDM masyarakat.

Muhlis berharap, agar kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga sinergitas lembaga IHI dengan pemerintah ke depan dapat lebih diperkuat dalam mengawal kebijakan pemerintah ke depan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Institut Hukum Indonesia Kabupaten Sinjai, Asdar Palewai menyampaikan, kegiatan tersebut terlaksana atas kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai. Kata Asdar, tingkat KDRT dan kekerasan Anak di Sinjai masih tergolong tinggi.

"Harapan kami kegiatan ini bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat, akan batasan-batasan apa saja yang bisa dilakukan dalam menjalin rumah tangga, maupun dalam mendidik anak," tuturnya. (ril)