Terungkap, Ini Sosok Perempuan yang Diduga Hina Polisi di Facebook

BONEPOS.COM - ISTIMEWA AH saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kajuara, Polres Bone, Kamis malam (26/9/2019).

BONEPOS.COM, BONE - Andi Handayani alias AH, tersangka kasus ujaran kebecian terhadap institusi Kepolisian ternyata seorang guru di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Perempuan berjilbab berumur 35 tahun ini diamankan anggota Polsek Kajuara di rumahnya di Desa Buareng, Kecamatan Kajuara, Bone sekira pukul 20.30 WITA malam.

Pasca diamankan Polisi, AH kemudian menyampaikan permohonan maafnya kepada Institusi Kepolisian secara langsung dan melalui postingan di Facebook.

"Saya atas nama Andi Handayani meminta maaf atas nama Kepolisian atas kesalahpahaman terkait comentar saya di salah satu vidio yang dimana disitu beredar beberapa oknum yang salah sasaran menghajar salah satu jurnalis. Coment saya tujukan kepada oknum tersebut. Saya bukan secara meyeluruh. Sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanan dan kesalah pahaman." Ungkap AH yang dikutip melalui laman Facebookn-ya bernama Andi Hasiba.

Dalam kasus ini, AH mengaku memposting komentar saat dalam keadaan emosi dan jengkel setelah melihat video kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum Polisi terhadap jurnalis saat meliput aksi Demo di Makassar.

Meski telah menyampaikan permohonan maaf, namun kasus AH tetap berlanjut di Kepolisian dan akan diproses hukum lebih lanjut.

"Permohonan maaf sah-sah saja secara lisan, dia tulis diakun Facebooknya, tapi kan tidak menghapus proses pidananya, tetap akan dilanjut," kata Kanit Reskrim Bripka Hadasri Halim, Jumat (27/9/2019)

Adapun pasal yang dikenakan AH yakni pasal 27 Ayat (3) yang ketentuan pidananya diatur dalam pasal 45 Ayat (3) UU RI No.19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No.11 Tahun 2008 Tentang ITE dengan ancaman 4 tahun penjara.

Penulis: Adi Saruga