Gegara Usik Orang Tidur, Pemabuk Di Sinjai Bersimbah Darah

BONEPOS.COM, SINJAI - Warga Dusun Jenna, Desa Aska, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, heboh, Sabtu (28/9/2019), dini hari. Aksi pemarangan terjadi di daerah tersebut.

RM (53) seorang petani di Dusun Jenna, kritis, akibat terkena tebasan senjata tajam milik AK (39), yang tak lain merupakan ipar dari istri RM.

Kepada Bonepos.com, Kapolsek Sinjai Selatan Iptu Lamirin, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pelaku dan korban masih tergolong satu keluarga, istri pelaku dan istri korban, bersaudara.

"Kejadiannya Sabtu dini hari pukul setengah satu malam. Pelaku dan korban tinggal serumah dan masih tergolong satu keluarga," kata Iptu Lamirin.

Lamirin menyebutkan, kronologis kejadian sekitar pukul 23.30 Wita, Sabtu dini hari, korban pulang ke rumah dalam keadaan mabuk berat. Pada saat itu, pelaku sedang beristirahat. Tak lama kemudian, korban marah-marah pada istrinya sehingga pelaku terbangun lantaran mendengar suara korban yang berisik.

Sekitar pukul 00.30 wita, korban mendatangi pelaku di ruang tamu rumah tersebut dengan mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan pelaku. Dalam keadaan emosi, lalu pelaku mengambil parang di dalam kamar tidur dan memarangi korban pada bagian punggung sebelah kiri dan lengan sebelah kanan. Akibatnya, korban mengalami luka terbuka.

Setelah kejadian tersebut, pelaku meninggalkan TKP lalu ke rumah keponakannya di Dusun Maccini, Desa Panaikang,Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai.

"Pelaku sempat menyerahkan diri di Mako Polsek Sinjai Timur setelah melakukan tindak penganiayaan. Dan personel Polsek Sinjai Selatan mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di Mako Polsek Sinjai Timur, sehingga pelaku dijemput di Mako Polsek Sinjai Timur dan dibawa ke Polsek Sinjai Selatan guna untuk diproses lebih lanjut," papar Iptu Lamirin.

Penulis: Suparman Warium