Di Bone, Pungutan Rp20 Ribu Per Siswa Tanpa Sepengetahuan Komite

BONEPOS.COM, BONE - Aksi pemutaran film yang diadakan pihak swasta dengan melibatkan pelajar di Kabupaten Bone, Sabtu (28/9/2019), menuai sorotan. Lantaran dilakukan saat proses belajar dan mengajar berlangsung.

Bukan hanya itu, pungutan pembayaran murid nonton film itu tanpa sepengetahuan pihak komite sekolah.

Hal ini terjadi di SDN 10 Manurunge, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Untuk menonton, siswa diharuskan membayar sebesar Rp20 ribu. Kegiatan itu dihadiri puluhan siswa dari kelas IV sampai kelas VI.

“Belum tahu mengenai hal itu dinda,” ucap Firman Batari, Ketua Komite SDN 10 Manurunge melalui pesan singkatnya, Sabtu (28/9/2019).

Dihubungi terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Nursalam mengakui jika pihak penyelenggara nonton film itu pernah menghadap ke dirinya dan telah meminta dibuatkan surat rekomendasi.

Namun, dia menegaskan bahwa untuk konsekuensi finansial harus menyampaikan kepada orang tua murid masing-masing.

“Pesan kami, menyampaikan ke orang tua masing-masing atau komitenya. Ini juga tidak bisa dipaksakan dilaksanakan tetapi tergantung sekolahnya,” ujar Nursalam yang dihubungi ponselnya, Minggu (29/9/2019).

Menurut Nursalam, pihaknya sudah mengecek film tersebut berisi animasi atau kartun berkaitan dengan hiburan atau penambah wawasan. Kendati demikian, pemutaran film itu bukan bagian dari tema pengajaran guru.

Sementara Kepala SDN 10 Manurunge, Hj Sakka yang dihubungi via ponselnya tidak aktif.

Penulis: Andi Ilham