Sedih, Bayi Kembar Irish Bella & Ammar Zoni Meninggal Dunia,

BONEPOS.COM - Bayi kembar dari pasangan muda Ammar Zoni dan Irish Bella, meninggal dunia sebelum sempat dilahirkan. Ucapan duka pun mengalir kepada pasangan yang menikah pada akhir April 2019 lalu.

Ammar Zoni sempat berbagi cerita pada awak media saat pemakaman bayi kembarnya minggu malam (6/10)

\

Minggu malam, Ammar Zoni dengan tegar menggendong sendiri dua bayi kembarnya menuju TPU Kalimulya, Depok, Jawa Barat. Meski terlihat tegar, saat tiba di liang lahat, tangisnya pun pecah.

Bersama ustaz, Ammar Zoni turun langsung untuk meletakkan dua jenazah bayi kembarnya yang dikubur dalam satu liang lahat.

Tidak sedikit yang ikut meneteskan air mata menyaksikan prosesi pemakaman yang penuh haru tersebut.

Manajer Ammar Zoni, DZ, mengungkapkan kondisi pasangan artis yang mengumumkan kehamilan anak pertama pada Mei lalu ini dalam kondisi baik secara fisik. Namun ia tak memungkiri jika Ammar dan Irish tengah bersedih. “Mudah-mudahan bisa recovery cepat mereka berdua," imbuhnya.

Sebelum kehilangan bayinya di usia kehamilan 27 minggu, Irish sempat mengalami pendarahan usai melakukan USG (ultrasonografi) sehingga harus dirawat intensif. Tak hanya itu, beberapa masalah kesehatan pun sempat dialami oleh Irish seperti yang diungkapkan melalui media sosial pribadinya seperti Instagram dan YouTube.

Penjelasan Dokter soal Penyebab Bayi Irish Bella Meninggal Dunia

Salah satu dokter yang bertanggung jawab dalam proses persalinan Irish, dr. Gatot Abdurrazak, Sp.OG mengatakan bayi kembar yang ada di kandungan Irish itu sudah meninggal sebelum dikeluarkan melalui operasi caesar.

Dalam istilah kedokteran, kondisi bayi meninggal di dalam kandungan disebut Kematian Janin Dalam Rahim (KJDR). Menurut dokter spesialis kandungan dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, Sp.OG, kondisi KJDR bisa terjadi di usia kehamilan di atas 20 minggu.

KJDR berbeda dengan keguguran yang terjadi pada usia kehamilan di bawah 20 minggu. Apa saja penyebab KJDR? Mengapa ada yang bisa terdeteksi dan ada yang tidak.

Hamil anak kembar itu cenderung memiliki risiko yang tinggi. Mulai risiko kondisi ekstrem mual dan muntah, yang biasa disebut hyperemesis gravidarum. hingga diabetes gestational yang lebih tinggi.