Dorong Pelibatan Masyarakat, Daerah Tanpa Kumuh Siap Diwujudkan di Sinjai

BONEPOS.COM, SINJAI - Wakil Bupati Sinjai Andi Kartini Ottong membuka workshop program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dengan tema Membangun Kolaborasi Lintas Sektor Menuju Sinjai Bebas Kumuh yang berlangsung di Hotel Grand Rofina, Rabu (09/10/2019).

Ketua panitia A. Bunga menyampaikan, agenda pokok dalam acara ini adalah pemaparan materi terkait kebijakan program Kotaku. Kebijakan daerah dalam penanganan kumuh, strategi pelaksanaan skala kawasan, kolaborasi, koordinasi dan komunikasi, testimoni best practise dari kelurahan/BKM/LKM, monitoring dan evaluasi partisipasi, serta mekanisme pengelolaan aset, peran KPP pasca insfrastruktur terbangun dan perumusan hasil dan tindak lanjut.

Wabup Andi Kartini Ottong bilang, program Kota Tanpa Kumuh merupakan upaya strategis Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman, Ditjen Cipta Karya, dalam rangka meningkatkan peran masyarakat dan memperkuat peran pemerintah daerah dalam percepatan penanganan kawasan kumuh dan mendukung gerakan 100-0-100 di perkotaan pada tahun 2016-2020.

"Program Kotaku menggunakan sinergi platform kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya di kabupaten/daerah serta pembangunan infrastruktur," jelas Kartini.

"Salah satu peran pemerintah daerah Kabupaten Sinjai adalah dengan melibatkan peran aktif masyarakat dan seluruh OPD terkait dalam upaya mensinergikan penanganan pemukiman kumuh skala kota/kawasan dan skala lingkungan," sambungnya. (ril)