Kisah Lengkap Perjuangan Pebulu Tangkis Manis Asal Bone Juara Dunia

BONEPOS.COM, BONE - Namanya Indah Cahya Sari Jamil. Atlet bulu tangkis junior Indonesia yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019 ternyata putri asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Ia merupakan anak bungsu 4 bersaudara dari pasangan Muh Jamil (55) dan Amriati (50). Menurut kedua orangtuanya, Indah Cahya Sari Jamil menggeluti dunia bulu tangkis sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD)

"Dulu anak saya si Indah itu sering ikut sama saya main bulu tangkis di grup PB saya namanya grup PB Wisata. Dari situ anak saya ikut latihan, masih kelas tiga SD," kata Muh Jamil ditemui di kediamannya.

Indah Cahya Sari Jamil sering mengikuti ayahnya yang juga merupakan pelatih bulu tangkis berproses hingga orang tuanya membawa Indah ke Jakarta untuk mengikuti audisi PB Djarum.

"Waktu itu indah sudah duduk di bangku kelas 5 SD, saya kasi ikut audisi Djarum, sempat main selama dua hari waktu audisi tersebut hingga namanya dihilangkan dalam audisi," papar Amriati.

Meski gagal pada audisi PB Djarum kala itu, perjuangan orang tua Indah Cahya Sari Jamil tidak sampai disitu, ia tetap melatih putrinya dan mengikutkan Indah pada event bulutangkis di Tangerang.

"Event di Tangerang itu anak saya Juara, kemudian ada pelatih namanya Pak Irham yang kebetulan teman Bapaknya, dia minta Indah tinggal di Jakarta, katanya simpan anak mu disini saya punya tanggung jawab, kamipun titip Indah disitu," jelas ibunda Indah.

Dua bulan kemudian, masih kata Amriati, putrinya di bawah latihan ke PB Djarum oleh Irham yang juga merupakan pelatih bulu tangkis. Dari situ putrinya pun ditawari oleh pelatih PB Djarum untuk latihan di PB Djarum.

"Waktu anak saya di bawah main di PB Djarum, anak saya main dua kali, satu kali kalah satu kali menang, disitu pelatihnya PB Djarum ngomong ke Pak Irham temannya bapak, Indah katanya boleh gabung, latihan di PB Djarum. Dia gabung di Djarum 2014," ungkapnya.

Dia menambahkan, kebiasaan putri bungsunya itu, sebelum bertanding, Indah selalu meminta dukungan dari keluarganya. "Jadi kebiasaan Indah itu kalau mau bertading dia telepon semua kakaknya, saya, bapaknya, dia selalu minta didoakan. Harapan kami dari keluarga semoga Indah selalu bersemangat dan kami dari orang tuanya selalu mendukung langkahnya," pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini Indah menjadi andalan Indonesia di ganda perempuan mulai dari Kejuaraan Asia Junior Bulu Tangkis hingga di Kejuaraan Dunia Junior Bulu Tangkis.

Penulis:Adi Saruga