Pj Wali Kota Makassar Gaungkan Lawan HIV/AIDS

BONEPOS.COM, BALI - Seruan perang terhadap HIV/AIDS digaungkan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb pada Technical Workshop on Fast Track Strategy to End AIDS Epidemic and ASEAN Getting to Zero Mayors Meeting, di hotel Westin Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (11/10/2019).

Di Kawasan Timur Indonesia, Sulawesi Selatan menjadi provinsi terbesar ke dua setelah Papua dalam hal temuan kasus HIV/AIDS. Makassar tercatat menjadi tertinggi di Sulawesi Selatan dengan angka prevalensi 0,5 per 1.000 penduduk di tiap tahunnya.

Pada Tahun 2016, temuan kasus baru HIV sejumlah 773 orang, Tahun 2017 meningkat sebanyak 1.038 orang, Tahun 2018 sebanyak 772 orang.

Menanggapi hal itu, Iqbal Suhaeb menegaskan, perlu mengambil langkah nyata untuk memerangi HIV/AIDS. Berbagai program di Indonesia banyak diawali di Makassar sebagai program percontohan atau pilot project.

Salah satunya kebijakan Strategic Use for ARV Ttreatment (SUFA) dimulai di Tahun 2013 di 8 kota di Indonesia termasuk Makassar, menganjurkan pemeriksaan HIV bagi ibu hamil yang melakukan Ante Natal Care di beberapa Puskesmas.

"Pada saat ini, meskipun layanan program HIV telah semakin diperluas ke kabupaten, kota lain, namun masih banyak Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang lebih memilih berobat atau melanjutkan pengobatan di kota Makassar," kata Iqbal Suhaeb. (ril)