Klinik di Sinjai Disurvei Kemenkes RI, Ini Sasarannya

BONEPOS.COM, SINJAI - Tim Surveior Akreditasi FKTP Klinik Pratama dari Kementerian Kesehatan gelar survei terhadap Klinik Annur Kabupaten Sinjai, Senin (14/10/2019).

Salah satu Tim Surveior, Ribut Pantjrochana bilang, kunjungan survei ini dilakukan dua surveior, yakni surveior Admin dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP).

"Kita disini dibagi dua tugas, yakni tugas surveior admin, melihat sistem administrasi dan manajemen dari Klinik Annur sedangkan untuk survei UKP-nya melihat pelayanan klinis yang dilakukan, apakah dokumennya sesuai standar begitupun untuk SKSOP-nya," tuturnya.

Ribut menuturkan, tahun ini dari 24 Kabupaten di Sulawesi Selatan, baru Kabupaten Sinjai yang pertama di survei untuk kliniknya. Sedangkan di Sulawesi Selatan ada kurang lebih 600 smpai 700 klinik se-Sulawesi Selatan.

"Selanjutnya kami nanti melihat sistemnya, telusur dengan kegiatannya, kemudian kami potret terus kita berikan hasilnya ke komisi. Nanti pihak komisi yang akan mengeluarkan level dari pada Klinik Annur ini," pungkasnya.

Adapun Kepala Dinas Kesehatan Sinjai Andi Suryanto Asapa berujar, klinik maupun puskesmas serta dokter apabila belum diubah Permenkesnya maka wajib untuk diakreditasi. Artinya, keselamatan pasien yang jadi taruhannya, sehingga jika sudah terakreditasi mutu pelayanan dan keselamatan pasien sudah dianggap memenuhi syarat.

"Kalau kerjasama dengan BPJS semakin bagus, tentu pelayanan juga pasti semakin bagus. Kami harapkan bukan hanya sekadar biaya, tetapi mutu dan keselamatan pasien yang menjadi acuan utama dari akreditasi ini, dan kami berharap pula hasilnya nanti bisa mencapai level paripurna," ujar Suryanto. (ril)