Bupati Seto Jawab Keresahan Masyarakat Sinjai

BONEPOS.COM, SINJAI - Masyarakat mengeluhkan rusaknya jembatan ruas Biji Nangka-Barambang. Kondisi ini pun langsung mendapat perhatian serius Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa.

Seto telah menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan penanganan terhadap jembatan tersebut, Kamis (17/09/2019).

Seto berjanji menindaklanjuti keluhan masyarakat. Direncanakan, bagian yang rusak akan dikerja tahun depan, karena ini merupakan akses vital bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Nasaruddin berujar, Tim Dinas PUPR telah melakukan pemantauan jembatan ruas Biji Nangka-Barambang yang terletak di Kecamatan Sinjai Borong.

Jembatan tersebut memiliki panjang 5 meter dan lebar 3,5 meter, dengan tinggi 3 meter, kondisi Abutmen tergerus dan satu turun, serta plat patah tidak bisa dilewati mobil.

Nasar bilang, jembatan tersebut merupakan jembatan lama yang diperkirakan pembuatannya pada tahun 70 hingga 80-an.

Penanganan sementara yang bisa dilakukan bagian kedaruratan adalah dengan membuat balok dari batang kelapa, atau kayu di atas plat yang ada agar kendaraan bisa melintas. Karena pengerjaan jembatan harus dilakukan pembongkaran secara keseluruhan dan dibutuhkan desain yang baru, apalagi usia jembatan sudah puluhan tahun dan estimasi biaya yang dibutuhkan sekitar Rp300 hingga Rp400 juta. (ril)