Polres Bone Tak Berdaya Tangani Kasus Dokter “Cantik” Gadungan

BONEPOS.COM, BONE - Kasus dokter gadungan Emysa yang ditangani Polres Bone, mandek. Polisi terkesan tidak berdaya menangkap pelaku yang memiliki paras menarik itu.

Sebelumnya, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan bahkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasat Reskrim Polres Bone Iptu Mohamad Pahrun mengatakan, pihaknya masih terus mencari keberadaan pelaku.

"Saat ini kami masih melakukan pencarian, dan kami belum tahu pasti dimana keberadaan pelaku, dan begitu kami temukan pasti kami langsung melakukan penahanan," jelas Pahrun, Rabu (16/10/2019).

Menanggapi hal tersebut, Advokat Lembaga Rumah Bantuan Hukum Andi Ilham mengatakan, kinerja kepolisian lamban dan tidak serius dalam menangani kasus besar seperti dokter gadungan ini.

Ilham menilai, seharusnya polisi tahu mana kasus yang harus cepat diselesaikan dan yang mana tidak, apalagi menurutnya kasus dokter gadungan ini kasus berat karena ada beberapa korban yang melapor.

"Seharusnya kemarin dokter ini sudah ditahan, tapi kan ditangguhkan nah sekarang siapa yang bertanggunjawab tentu kemarin kan ada yang menjamin, kemudian kalaupun memang sudah ditetapkan sebagai DPO Polres Bone harus bekerjasama dengan Polda untuk mencari yang bersangkutan," tegas Ilham.

Lanjut kata dia, kalau sesuai dengan SOP berarti harus dikerjakan secepatnya, justru sekarang terkesan adanya pembiaran. Menurutnya, Polisi lemah dalam menangani kasus berat seperti kasus dokter gadungan ini.

"Menurut saya, ini kasus berat karena ada banyak korban, beda dengan kasus-kasus pidana lainnya seperti pencurian dan lain lain, jadi saya menilai polisi tidak serius menangani kasus ini. Karena sampai saat ini belum ada bayangan pelaku berada dimana," tegasnya.

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya dr. Emyza ditetapkan sebagai tersangka bersama rekannya bernama Rini lantaran diduga melakukan malpraktik. (her/ril)