Sekkot Makassar: Satu Pejabat, Satu Randis

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Pemkot Makassar menyikapi serius kepemilikan Kendaraan Dinas (Randis) lebih dari satu yang dilakukan Pejabat.

Sekretaris Daerah Kota Makassar Muh. Ansar mulai melakukan penertiban. "Tidak boleh ada satu pun pejabat yang memiliki kendaraan dinas tambahan, kecuali Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekda,” tegas Ansar, Sabtu (19/10/2019).

Hal ini disampaikan Ansar saat melakukan pemeriksaan (sensus) Randis lingkup Pemerintah Kota Makassar di Lapangan Karebosi Makassar.

Ansar mengatakan, seluruh Randis dikumpulkan dan ditarik kuncinya di Sekretariat Kota Makassar. Selanjutnya akan didata, lalu bagi pejabat yang memiliki randis ganda akan diminta memilih salah satunya.

“Saya tidak bisa cek semua, tetapi bisa saja satu pejabat terdaftar namanya sebagai pengguna beberapa randis, akan tetapi sebenarnya dipakai oleh orang lain,” kata Ansar.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutnya, maka setiap Randis akan dibubuhkan stiker inventaris barang milik pemerintah kota Makassar.

Lebih jauh, kegiatan ini dimaksudkan sebagai tindak lanjut monitoring dan evaluasi rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi. Sekaligus, untuk mengidentifikasi permasalahan aset kendaraan dinas milik Pemkot Makassar bersama Tim Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan (Korsupgah) KPK RI.

Karena itu Pemkot Makassar memvalidasi data sensus/inventarisir barang milik daerah Tahun Anggaran 2019. (ril)