Jokowi Selipkan Peribahasa Bugis Pidato Presiden RI, Begini Makna Sesungguhnya

BONEPOS.COM, JAKARTA - Joko Widodo (Jokowi) resmi menjadi Presiden RI periode 2019-2024 berpasangan Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden RI.

Pada periode sebelumnya, Jokowi berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) sebagai Wakil Presiden RI.

Ada hal menarik tersaji di tengah-tengah pidato Jokowi pada periode kedua menjabat Presiden RI, lantaran menyelipkan peribahasa Bugis di dalamnya.

"Pura babbara’ sompekku. Pura tangkisi’ golikku. Layarku sudah terkembang. Kemudiku sudah terpasang. Kita bersama. Menuju Indonesia maju," seru Jokowi.

Menanggapi hal itu, Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi menuturkan, peribahasa Bugis yang disampaikan orang nomor satu di Indonesia, maknanya begitu dalam.

"Pura babbara' sompekku, pura tangkisi' golikku, ulebbirenni tellennge’ nato'walie’. Layarku sudah berkembang, kemudiku sudah terpasang, lebih baik tenggelam daripada kembali," jelas Fahsar, Minggu malam (20/10/2019).

Lebih jauh kata Fahsar, peribahasa Bugis tersebut memiliki kandungan yang menggelorakan semangat kebaharian. Bilamana diartikan secara makna, peribahasa tersebut mengandung arti; Semangat yang mengandung makna kehati-hatian dan didasarkan atas acca yang berarti mendahulukan pertimbangan yang matang.

"Pelaut Bugis tak akan berlayar sebelum tiang, jangkar, serta tali-temali diperiksa cermat dan teliti. Di samping itu juga memperhatikan waktu dan musim yang tepat untuk berlayar. Setelah segala sesuatunya meyakinkan, barulah berlayar," papar Fahsar. (ril)