Resmi, UMI Miliki UKM Pencinta Alquran

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Pelantikan Pengurus UKM Pencinta Alquran Universitas Muslim Indonesia (UMI) digelar di Aula Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar, M.A, Selasa (22/10/2019).

Wakil Rektor 3 UMI Laode Husen mengatakan, aktifitas UKM Pencinta Alquran dan Masjid sesuai dengan Undang-Undang. UKM dibentuk, oleh dan untuk mahasiswa. Namun diperlukan kreatifitas dan mahasiswa. UKM juga menjadi sarana pengembangan minat dan bakat mahasiswa.

Ada 22 UKM di UMI, semua diperlakukan sama, memiliki hak dan kewajiban yang sama, tergantung kreatifitas para pengurusnya. Setiap kegiatan kemahasiswaan berbasis sistem pemeringkatan Kemristek Dikti, sehingga setiap kegiatan dapat bernilai dalam pemeringkatan Kemristek Dikti.

Walaupun diakui, dukungan sekretariatan menunggu gedung yang dibangun YW UMI. Namun dukungan dana kegiatan selalu disiapkan.
UMI baru mencapai peringkat 197, dari peringkat 400-an, tahun sebelumnya. Hal ini karena pembaginya besar sebanyak 23 ribu.

Olehnya itu, untuk mengejar pemeringkatan, maka perlu ditingkatkan aktifitas kemahasiswaan dengan dukungan dana dan fasilitas yang disiapkan oleh Yayasan Wakaf UMI, termasuk UKM Pencinta Alquran dan Masjid. "Disinilah perlunya peran pengurus dalam membuat program yang terukur dan terjangkau," jelasnya.

Untuk dukungan Rektorat UMI, setiap 2 tahun ada MTQ Nasional Mahasiswa, sehingga UKM Pencinta Alquran dan Masjid berkreasi untuk bisa juara MTQ di even-even nasional.

Ketua UPT PKD UMI M.Ishaq Shamad berujar, kegiatan ini merupakan momentum untuk berkiprah lebih eksis lagi di masa mendatang. UKM Pencinta Alquran UMI sebagai penggerak utama dalam mensosialisasikan Program Pencerahan kalbu UMI serta menjadi teladan dalam pengembangan karakter dan dakwah UMI.

"Perlunya perencanaan program ke depan yang lebih matang, sehingga kegiatan UKM dapat bersinergi dengan kegiatan pengembangan karakter dan dakwah UMI," kuncinya. (ril)