BBM Langka, Bone Dikepung Sampah

Tumpukan sampah disamping SMP Negeri 6 Bone, Jl. Lapawawoi Karaeng Sigeri, Kabupaten Bone, Sulsel, Senin, (4/11/2019).

BONEPOS.COM.BONE - Wajah perkotaan Kabupaten Bone, tak elok dipandang. Sejumlah titik di daerah berjuluk Bumi Arung Palakka dijumpai tumpukan sampah.

Dari hasil pantauan Bonepos.com, titik yang tumpukan sampahnya terbanyak terletak di Jalan Andi Malla depan BTN Bone Biru Indah Permai dan di jalan Lappawawoi Karaeng Sigeri samping SMPN 6 Bone.

Salah seorang warga, Amir (41) yang ditemui mengeluhkan, sudah 3 hari sampah di daerahnya tidak diangkut petugas kebersihan, sehingga terjadi tumpukan.

"Biasanya rutin, tapi entah beberapa hari ini lambat lagi. Ada apa?," ujar Amir, Senin (4/11/2019).

Kabid pengelolaan sampah dan limbah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone A. Padauleng saat dikonfirmasi mengakui, dua hari terakhir armada kebersihan tidak melakukan pengangkutan sampah dengan faktor kekurangan bahan bakar minyak (BBM).

"Sebenarnya yang menjadi kendala itu faktor stok BBM di SPBU yang kurang, anggota saya sudah antre sejak pagi dan belum mendapatkan BBM karena antrean banyak," dalih Padauleng.

Lanjut kata dia, semua armada dan personel tetap melakukan tugasnya meskipun jadwalnya berubah, ketika malam baru mendapatkan BBM maka malam pula dilakukan pengangkutan sampah.

"Meskipun semua armada melakukan pengangkutan sampah itu juga tetap tersisa 20 persen, apalagi kalau 2 hari tidak melakukan pengangkutan pasti meningkat 60 persen dan itu butuh 3 hari untuk mengangkut semuanya," tambahnya.

Selain itu, lanjut Padauleng, hal yang menjadi faktor lain karena sekarang banyak penebangan pohon pelindung jalan, dan sebenarnya itu bukan menjadi tanggungjawab DLH, karena DLH hanya untuk pengangkutan sampah rumah tangga tapi meski begitu tetap dilayani. (her/ril)