Anggota Satgas Damkar Bone Terancam Diberhentikan, Ini Alasannya

Simulasi penanganan kebakaran Damkar Bone di Lapangan Merdeka - Bonepos/Ist

BONEPOS.COM, BONE - Seluruh Anggota Satuan Tugas (Satgas) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bone, terancam diberhentikan, jika menolak untuk dites urine di Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone.

Tes urine ini wajib dilakukan oleh seluruh anggota Satgas Damkar yang berstatus sebagai tenaga honorer, jika masih ingin tetap mengabdi dan menerima Surat Keputusan (SK)  perpanjangan kontrak tahun 2020 mendatang.

Salah seorang Satgas Damkar yang enggan namanya, Selasa (5/11/2019), membenarkan hal tersebut. Menurutnya, apabila tidak melakukan tes urine, maka akan diberhentikan.

"Iya kita semua disuruh tes urine di BNNK, dan biayanya ditanggung sendiri sebesar Rp100 ribu, katanya kalau tidak akan diberhentikan," kata salah seorang Anggota Satgas Damkar.

Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Andi Firdaus yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon membantah kalau ini sifatnya wajib dan apabila tidak maka akan diberhentikan.

"Bukan diwajibkan, tapi ini kan satgas kontrak, dan kontraknya itu sampai 31 Desember, dan untuk memperpanjang SK-nya itu memang saya persyaratkan untuk ikut tes urine jadi ini yang perlu diluruskan bahwa bukan diberhentikan," dalih Andi Firdaus. (her/ril)