1 Warga Ikut Terbakar, Begini Kronologi Kebakaran di Jalan Sungai Citarum Bone

BONEPOS.COM - HERMAN Nenek Kalsum sembelum meninggal dunia sempat mendapatkan perawatan di RS M Yasin akibat luka bakar yang dialaminya, Jumat, (8/11/2019)

BONEPOS.COM, BONE - Kebakaran melalap habis sebuah rumah di Jalan Sungai Citarum Kelurahan Manurungnge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat petang, (8/11/2019).

Musibah kebakaran itu. menyebabkan Sitti Rubaedah (74) yang tinggal bersama kerabatnya yang sedang sakit yakni Kalsum (80) dan cucunya bernama Hamsah alias Tata (45) harus kehilangan tempat tinggal.

Tidak hanya itu, kabakaran hebat tersebut juga menyebabkan satu orang warga yakni Kalsum alias Nenek Ale ikut terbakar. Meski korban berhasil diselamatkan namun nyawanya tidak dapat tertolong lagi.

Dia menghembuskan nafas terakhirnya setelah sebelumnya mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit M Yasin, Jl. Jenderal Sudirman, Watampone.

Informasi yang berhasil dihimpun Bonepos.com, kronologis kebakaran tersebut bermula pada saat itu pemilik rumah Rubaedah sedang measak ikan didapur menggunakan kompor gas. Namun belum sempat mematikan kompornya dia keburu meninggalkan dapur untuk beristirahat.

"Korban lupa mematikan kompornya saat pergi baring, diduga karena panas akhirnya meledak dan membakar dengan cepat isi rumah," tutur, Anwar salah seorang warga setempat yang ditemui Bonepos.com, dilokasi kejadian.

Lanjut Anwar menjelaskan, saat melihat api yang sudah membesar, Beda langsung panik dan berlari keluar rumah sambil berteriak minta tolong. Disaat yang sama, nenek Kalsum yang masih berada didalam rumah, tidak bisa menyelamatkan diri lantaran lumpuh karena sakit.

"Mendengarkan korban meminta tolong, saya bersama warga lainnya langsung masuk kedalam rumah untuk menyelamatkan nenek Ale yang saat itu sudah terbakar api dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan," jelas Anwar.

Sementara itu, 5 unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian dan dibantu oleh warga setempat, behasil memadamkan api. Namun sayangnya yang api sudah terlanjur membesar telah menghanguskan rumah panggung berserta seluruh isinya.

Adapun kerugian materil yang dialami korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, pasalnya tak satupun barang berharga milik korban yang berhasil diselamatkan kecuali pakaian yang melekat ditubuh korban. (Her/ril)