Pariwisata Wajo Makin Diminati Wisatawan, Ini Destinasinya

BONEPOS.COM - RISAL Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Wajo, Andi Hasanuddin

BONEPOS.COM, WAJO - Pemerintah Kabupaten Wajo, terus mendorong kemajuan di segala sektor. Tak terkecuali destinasi pariwisata.

Meskipun belum setenar Kabupaten Bulukumba ataupun daerah Toraja, tak menjadikan pariwisata Wajo, lesu. Justru, tren kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di daerah berjuluk Kota Sutera ini, kian meningkat setiap tahun.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kunjungan wisatawan tahun 2015 sebanyak 70.882 orang. Setahun berikutnya, tahun 2016 meningkat menjadi 71.495 orang.

Tahun 2017, bertambah menjadi 81.137 wisatawan, dan tahun 2018 meningkat menjadi 82.515 orang. Untuk tahun 2019, belum dilakukan perekapan.

Melihat tren kunjungan wisatawan ke Kabupaten Wajo, menunjukkan hal positif. Setiap tahun mengalami peningkatan.

Ditemui di ruang kerjanya, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Wajo, Andi Hasanuddin menjelaskan, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ini juga berdampak pada peningkatan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Wajo.

"Pada tahun 2017, target PAD Rp55 juta realisasi Rp69 juta. Demikian tahun 2018 realisasi naik menjadi Rp75 juta. Alhamdulillah ada kenaikan setiap tahun. Tahun 2019 belum terekap," jelas Hasanuddin, Rabu (13/11/2019).

Dijelaskan Hasanuddin, pengelolaan pariwisata tahun 2020 nantinya, mengacu pada visi dan misi bupati Wajo. Perogram misi ke depan, mengoptimalkan kunjungan ke pariwisata di Wajo. Menyamai Bulukumba, Bantaeng, dan Kabupaten lainnya.

Ada 7 titik destinasi pariwisata di daerah yang juga dikenal Kota Santri, yaitu Rumah Adat Atakkae, Rumah Terapung, Gua Nippon, Pekuburan Tosora, Waduk Kalola, Wisata Kuliner, dan Danau Tempe. (sal/ril)