UNBK di Bone Terancam Bermasalah, Ini Kendalanya

BONEPOS.COM, BONE -Penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Bone terancam bermasalah.

Hal itu terkuak pada saat pelaksanaan simulasi tahap kedua, Rabu (13/11/2019).

Koordinator Proktor dan Teknisi SMPN 1 Watampone A. Awaluddin mengatakan, sekolah-sekolah yang melaksanakan simulasi tahap kedua banyak menemukan masalah teknis.

"Banyak dari teman proktor menyampaikan bahwa simulasi UNBK tahap kedua untuk SMP tahun ini masih menemukan banyak masalah diantaranya monitor komputer yang tiba-tiba hitam sehingga peserta tidak bisa login karena tidak bisa mengisi user nama dan tanggal lahir serta mengisi token," ungkapnya.

Selain itu, juga adanya perubahan sistem
dimana tahun ini ada perbedaan versi yakni pengisian user name, password dan selain itu penginputan nama lengkap dan tanggal lahir serta token sedangkan, tahun lalu hanya penginputan password dan token.

Ironisnya dari ratusan lebih sekolah jenjang SMP yang terdaftar sebagai penyelenggara UNBK hanya 52 sekolah yang tercatat mengikuti simulasi UNBK tahap dua.

"Seharusnya Dinas Pendidikan adakan sosialisasi untuk mengetahui kendala teknis itu dan bagaimana mencari solusinya. Jangan sampai sekolah hanya ikut gladi bersih tapi ternyata sama saja menghadapi simulasi tahap 1 atau 2," tuturnya.

Saat dikonfirmasi terkait kesiapan Disdik Bone laksanakan UNBK, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan yang dihubungi Bonepos.com lewat Ponselnya terdengar nada aktif namun tidak dibalas. (sug/ril)