Geliat Bank Sampah di Polewali Bone

BONEPOS.COM, BONE - Bank Sampah di Kabupaten Bone, mulai aktif. Tepatnya di desa Polewali, Kecamatan Kajuara. Warga dan pemerintah desa setempat mulai terlibat.

Kepala Desa Polewali, A. Imran mengatakan, bersedia memanfaatkan lahannya seluas 1 hektare untuk dijadikan sentral Bank Sampah se-Kecamatan Kajuara.

"Setiap kepala dusun dan ketua RT wajib menyetorkan sampahnya tiap hari Minggu di tempatnya masing-masing. Untuk se-Kecamatan Kajuara ada lahan 1 hektare bisa digunakan sebagai sentral bank sampahnya," kata Imran, Senin (18/11/2019).

Kendati demikian, dia berharap bukan hanya sampah plastik saja, namun sampah organik juga ditampung. Di Polewali selama ini, sampah menjadi masalah namun dengan program ini sampah tersebut jadi berkah.

"Dengan program ini tahun depan warga desa bisa bebas pajak karena terbayarkan melalui nilai sampah yang dikumpulkan tersebut, setiap rumah diberikan karung untuk digunakan sebagai tempat sampah plastik," pungkasnya.

Pendamping program Bone Zero Waste Lembaga Kajian dan Advokasi Lintas Masyarakat (LEKAS) Kabupaten Bone, Anwar Tanor bilang, desa-desa di kecamatan Kajuara mulai mengaktifkan kegiatan Bank Sampah.

"Kita dorong agar semua desa membentuk dan mengaktifkan Bank Sampah, sehingga masalah sampah setahap demi setahap dapat teratasi karena sampah yang dikelola dengan baik bisa menjadi berkah bagi masyarakat," pungkas Anwar Tanor. (ril)