Parah, Oknum Ketua Gapoktan Diduga Perjualbelikan Benih Jagung Bantuan

Ketua LSM Latenritatta Mukhawas Rasyid, saat menyerahkan barang bukti benih jagung yang diduga diperjualbelikan di Boen ke pihak Kepolisian. Sabtu, (23/11/2019).

BONEPOS.COM, BONE - Benih jagung hibrida bantuan dari pemerintah yang harusnya gratis, diduga diperjualbelikan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Dugaan penjualan benih jagung ini terungkap dari hasil investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Latenri Tatta, tanggal 13 November 2019 lalu.

"Hasilnya, kami menemukan adanya penjualan benih jagung yang diduga dilakukan oleh oknum Ketua Gapoktan tepatnya di Cinennung, Kecamatan Palakka," ungkap Ketua LSM Latenritatta Mukhawas Rasyid, kepada Bonepos.com, Sabtu, (23/11/2019).

Dia mengungkapkan, setidaknya ada beberapa petani yang mengaku membeli benih tersebut dengan harga Rp 200 ribu, untuk benih jagung kuning isi 18 dengan berat 5 kilogram (Lokus Delikti).

"Jadi dalam kantongan itu ada 5 bungkusan masing-masing berisi 5 kilogram dan harga perkilonya itu Rp 40 ribu. Ada yang membeli hingga 4 bungkus," bebernya.

Lanjut Mukhawas, adapun temuannya itu telah dilaporkan secara resmi ke pihak Polres Bone untuk ditindaklanjuti.

"Sudah kami laporkan tadi. Harapan kami, kiranya Polisi segera mengambil langkah hukum agar kejadian seperti ini tidak berlarut di masyarakat," harapnya. (ril)