Soal Kasus Tangki BBM “Kencing” di Jalan, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

BONEPOS.COM - HERMAN Kanit Ekonomi Polres Bone Ipda Dodie Ramaputra

BONEPOS.COM.BONE - Masih ingat Sebuah truk tangki bahan bakar minyak (BBM), milik perusahaan PT Elnusa Petrofin Makassar yang diamankan tim gabungan Satuan Intelkam dan Ekonomi Polres Bone beberapa waktu lalu karena kedapatan kencing dijalan.

Saat ini kedua terduga pelaku yang diketahui bernama Sainal bin Ahmad (36) sopir tangki PT Elnusa Petrofin Makassar, dan pembeli yakni Samsuddin Bin Jama (45) seorang petani keduanya sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Kanit Ekonomi Polres Bone Ipda Dodie Ramaputra yang dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan bahwa kedua pelaku sudah ditahan di Sel Tahanan Polres Bone.

"Pelaku kami sangkakan pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas dengan ancaman hukuman Pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah)." Kata Dodie kepada Bonepos.com, Sabtu (23/11/2019).

Sebelumnya pelaku tertangkap tangan saat menjual BBM kepada seorang petani di Tanah Batue Kecamatan Libureng Kabupaten Bone sebanyak 5 jerigen dengan Kapasitas 30 liter/jerigen dengan harga Rp.200.000 per jerigen.

Saat itu polisi langsung mengamankan pelaku dan dibawa ke Mapolres Bone untuk penyelidikan lebih lanjut, Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti berpa 5 jerigen dengan kapasitas 30 liter, jolok, serta mobil tangki milik PT. Elnusa Makassar berkapasitas 8 ribu liter. (her/ril)