Limbah Cair Industri Tahu di Bone Diduga Cemari Sungai

BONEPOS.COM.BONE - Salah satu perusahaan industri tahu di lingkungan Cabalu, Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, diduga telah mencemari lingkungan pemukiman warga sekitar.

Pabrik tahu tersebut diduga membuang limbah cair melalui saluran air (drainase) ke Sungai Cabalu. Sehingga membuat air sungai keruh dan beraroma tidak sedap.

Salah satu warga Mattirowalie, Erni yang dikonfirmasi Bonepos.com melalui sambungan telepon mangatakan, kejadian ini sudah berlangsung lama sekitar 3 tahun.

"Ini sudah lama pak, sebelumnya air di sungai ini bisa dijadikan sumber air bersih, namun setelah adanya limbah itu, sekarang airnya berubah keruh dan busuk," keluh Erni, Senin (25/11/2019).

Sementara pihak industri yang dikonfirmasi awak media enggan memberikan tanggapan terkait adanya dugaan limbah yang disalurkan ke sungai dengan alasan pimpinannya tidak berada di tempat.

"Maaf, Bapak lagi keluar kota, silahkan datang lagi besok," ujar salah satu pihak dari industri yang dikenal warga Ibu Wahid.

Sementara warga setempat meminta kepada pemerintah daerah agar segera turun melihat dan mengecek lokasi tersebut dan memberikan solusi agar tidak ada lagi warga yang merasa dirugikan. (her/ril)