Kontingen PGRI Bone Telan ‘Pil Pahit’ di Barru

BONEPOS.COM, BONE - Kontingen PGRI Kabupaten Bone terpaksa menelan 'pil pahit'. Lantaran gagal meraih target posisi lima besar pada Porseni PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Barru, 21-25 November 2019.

Target prestasi lima besar tersebut sebelumnya disampaikan Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi pada pelepasan Kontingen PGRI Kabupaten Bone di Lapangan Merdeka, beberapa waktu lalu.

Pada Porseni kali ini peserta Kontingen PGRI Kabupaten Bone hanya mampu meraih tiga medali sehingga berada pada posisi 20 dari 24 provinsi yang ikut berlaga pada HUT PGRI yang bergengsi tahun ini.

Sekretaris PGRI Kabupaten Bone Nursalam mengakui, kegagalan tersebut, menurutnya persiapan Kontingen PGRI Bone sudah maksimal. Namun diakui, atlet yang terlibat dalam lomba tahun ini kebanyakan orang tua.

"Kita harus akui kabupaten lain kebanyakan melibatkan atlet usia muda dan kendalanya kita karena persyaratan harus PNS sementara untuk Bone kurang atlet muda dari PNS," ujar Nursalam kepada Bonepos.com, Rabu (27/11/2019).

Kendati demikian kata Nursalam, kontingen Bone tetap sukses meraih juara 1 lomba Devile pada pembukaan Porseni PGRI di Kabupaten Barru.

"Meski daerah lain punya persiapan luar bisa, kontingen Bone tetap memperlihatkan keunggulannya pada lomba Devile dan sukses meraih juara 1," ujar Nursalam.

Salah satu peserta penggembira yang enggan dimediakan namanya menuturkan, salah satu penyebab kegagalan atlet Porseni PGRI Kabupaten Bone karena tidak adanya persiapan yang matang.

"Kita harus akui bahwa kita di Bone memang tidak ada proses seleksi, sehingga atlet yang terlibat semua masih pemain lama dan usianya sudah tua-tua," ujarnya. (sug/ril)