Soft Tenis Sulsel Kunci Tiket PON 2020

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Pelatih Soft Tenis Sulsel, Yusnadi masih menunggu keputusan KONI Pusat. Terkait lokasi penyelenggaraan cabor soft tenis pada PON 2020.

Kepada Bonepos.com, Yusnadi menjelaskan, keputusan tersebut akan disampaikan, Desember ini. Namun demikian, baik dilaksanakan di Papua ataupun di luar Papua, kontingen Sulsel sudah meloloskan atlet putra dan putri.

"Untuk atlet yang lolos masih menunggu keputusan surat KONI pusat. Apakah PON dimainkan di Papua atau di luar Papua," jelas Yusnadi, Sabtu (30/11/2019).

"Apabila di Papua, kita lolos 3 putra dan 2 orang putri, tetapi apabila PON diadakan di luar Papua, maka kita lolos 4 putra dan 4 putri. Jadi kita menunggu hasil dari surat KONI Pusat," tambahnya.

Sekadar diketahui, penyelenggaraan Pra PON soft tenis dipusatkan di Jakarta, mulai 24 November hingga 30 November.

Yusnadi menyampaikan, tim Putra Sulsel Andi Akbar yang berada di pool C bergabung dengan 5 provinsi lainnya berhasil menjuarai pool C setelah mengalahkan unggulan pool C dari Kaltim dan berhasil lolos ke 8 besar sekaligus memegang tiket PON.

Di babak 8 Besar, Andi Akbar bertemu runner up pool A dan berhasil mengalahkannya dengan skor 4-1 dan berhasil menuju semifinal berhadapan dengan pemain Aceh sekaligus unggulan 1 yang berlabel Tim Nasional Pemain SEA Games Filipina.

Hasilnya, Andi Akbar dari Sulsel kalah dan mempersembahkan medali perunggu untuk Sulsel. Sementara di pool B Awaluddin Djufri dari Sulsel juga berhasil menjuarai pool B setelah mengalahkan lawan-lawannya di pool B 6 provinsi.

Awaluddin berhasil mengenggam tiket menuju PON dan di babak 8 besar Awaluddin nyaris mengalahkan unggulan 2 yang juga pemain nasional.

"Untuk putri, kita belum mampu banyak berbicara di Pra PON," tandasnya. (ril)