Kala Gubernur Sulsel Jatuh Hati Produk Olahan Sinjai

BONEPOS.COM, SINJAI - Usai membuka Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-47 Tahun 2019, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, berkeliling mengunjungi stan pameran HKG Kabupaten/Kota yang dipusatkan di Hotel Makassar, Senin (2/12/2019).

Saat tiba di stan Sinjai, Nurdin Abdullah langsung mencicipi olahan bakso ikan dan markisa Sinjai yang dihidangkan.

Kata Gubernur, bakso ikan Sinjai memiliki rasa yang sangat enak.
"Baksonya ini enak sekali, terasa ikannya. Jadi kalau ada kebutuhan peralatan segera sampaikan kepada pemerintah provinsi, contohnya butuh cold storage atau mesin pembuat bakso, harus disampaikan," ucapnya.

Melihat produk-produk yang ditampilkan, Nurdin kembali menyampaikan apresiasinya karena Sinjai sudah mampu membuat olahan makanan sehat. Olehnya itu, dia berharap Sinjai dapat menjaga kualitas, higienitas, dan kontinuitas produknya.

"Kita memang berharap kabupaten/Kota mengarahkan potensi lokalnya kepada makanan sehat dan tidak menggunakan pengawet. Selain itu, produk juga harus higienis, untuk itu produksinya dapat terbantu dengan penggunaan mesin yang berkualitas"

Lebih lanjut Gubernur berpesan kepada Ketua TP PKK Sinjai, Andi Nurhilda Daramata Seto untuk mengajak rumah makan mengambil produk olahan dari IKM lokal.

Selain itu, abon ikan Sinjai juga bisa dijadikan bekal untuk para jemaah haji seperti yang dilakukan pemerintah provinsi.

Pada kesempatan tersebut, Andi Nurhilda juga memperkenalkan olahan makanan berbahan ikan lainnya yaitu keripik tuna, nugget ikan, serta otak-otak.

"Kami sampaikan pada Bapak Gubernur bahwa di Sinjai sendiri sudah memiliki Sentra IKM pengolahan produk perikanan di area Pelabuhan Larea-rea, bahkan sudah menggunakan beberapa mesin," tutur Nurhilda.

"Kami pun berterima kasih atas apresiasi yang disampaikan Bapak Gubernur. Semoga Sinjai mendapatkan bantuan untuk pengolahan ikan. Ke depannya, kami berharap Sinjai juga dapat memproduksi dimsum dari ikan agar masyarakat semakin banyak ragam pilihan menu ikan," sambungnya. (ril)