Pemkab Sinjai Jamin Pendampingan Hukum Gratis, Begini Syaratnya

BONEPOS.COM, SINJAI - Pemkab Sinjai makin intens memperkenalkan program Bantuan Hukum. Sasarannya bagi warga miskin.

Program pemerintah daerah Kabupaten Sinjai ini merupakan hasil kerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sinjai Bersatu.

Program sosialisasi bantuan hukum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya, Kapolsek Sinjai Selatan, Iptu Lamirin, Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Sinjai, Erfan Basmar, Bagian Hukum Setdakab Sinjai, serta narasumber dari LBH Makassar.

Peserta sosialisasi diikuti para Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, sejumlah mahasiswa dari STISIP Muhammadiyah Sinjai, serta para pendamping desa se-Kecamatan Sinjai Selatan.

Dalam sosialisasi program tersebut, Camat Sinjai Selatan meminta kepada seluruh Tokoh Masyarakat mulai dari tingkat RT dan RW serta masyarakat yang hadir untuk bersama-sama memberikan informasi adanya program Pemerintah Kabupaten Sinjai, yakni bantuan hukum gratis bagi masyarakat miskin.

"Program pemerintah kabupaten sinjai ini tentunya sangat membantu masyarakat, khususnya kalangan masyarakat miskin yang membutuhkan pendampingan atau perlindungan hukum, yang tentunya dengan secara cuma-cuma atau gratis," ujarnya.

Bagian Hukum Setdakab Sinjai, Syafaruddin mengatakan, ada beberapa poin, yang disampaikan kepada warga dalam sosialisasi tersebut, salah satunya adalah terbitnya Peraturan daerah Kabupaten Sinjai Nomor 18 Tahun 2013 tentang pemberian bantuan hukum kepada masyarakat miskin, kemudian disusul dengan adanya Peraturan Bupati Sinjai Tahun 2018.

"Pemkab Sinjai memprogramkan kegiatan ini, semata-mata karena pemerintah ingin melindungi hak-hak hukum masyarakat yang selama ini tidak mampu membiayai perkara hukum, utamanya mereka yang tergolong miskin," sebutnya.

"Syarat utama yang mendapat pelayanan program ini, tentunya adalah mereka harus betul-betul warga Sinjai yang didukung surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat. Program ini merupakan bagian dari visi misi Bupati dan Wakil bupati, A Seto Gadhista Asapa dan Andi Kartini," tandasnya. (air/ril)