UMI Dorong Pimpinan Jadi Khatib dan Imam Rawatib

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Pembekalan menjadi Khatib dan Imam Rawatib diterapkan UMI Makassar. Seperti melatih Ketua Program Studi di Ruang Senat UMI lantai 1 Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 Jl.Urip Sumoharjo, Selasa (3/11/2019).

Wakil Rektor 4 UMI, M. Zein Irwanto menyampaikan, UMI sebagai lembaga pendidikan dakwah. Karena itu, semua civitas akademika UMI diharapkan bisa berbuat kebaikan melalui khutbah dan dakwah.

Hal ini penting dilakukan, karena UMI berkeinginan menjadi perguruan tinggi yang mahsyur di dunia, sehingga cita-cita UMI melahirkan sarjana yang berilmu amaliah, beramal ilmiah, dan berakhlaqul karimah, adaptif, inovatif dan kreatif.

"Di era teknologi sekarang ini, semua dai bisa menjelaskan agama sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing. Diharapkan peserta menjadi khatib yang menjelaskan disiplin ilmunya, kemudian dikaitkan dengan ayat dan ajaran Islam," harapnya.

Ketua UPT;PKD UMI M. Ishaq Shamad menjelaskan, tujuan pelatihan ini untuk memberikan bekal kepada para pimpinan UMI, khususnya Kepala Prodi setiap fakultas untuk bisa berkhutbah Jumat dan menjadi imam rawatib.

"Sebab UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah mewajibkan civitas akademikanya untuk bisa berdakwah.
Selain itu, Rektor UMI akan menjadikan kompetensi khatib dan imam sebagai salah satu penilaian kenaikan pangkat dan jabatan dalam lingkup UMI," tambahnya.

Pemateri yang hadir, yakni Ketua Pembina YW UMI Prof.Dr.H.Mansyur Ramly membahas "Komitmen Ke-UMI-an", Sekretaris MUI Sulsel Prof.Dr.H.M.Ghalib, M.A, membahas "Rukun dan Syarat Khatib dan Imam", Wakil Rektor IV UMI KH.M.Zein Irwanto, M.A membahas "Adab Khatib dan Imam serta Ketua UPT.PKD UMI Dr.M.Ishaq Shamad,M.A membahas " Simulasi Khatib dan Imam. (ril)