Atlet Selancar Filipina Relakan Medali Emas Demi Selamatkan Rival

BONEPOS.COM - Atlet surfer Filipina Roger Casugay merelakan kesempatannya meraih emas SEA Games 2019 demi menyelamatkan rivalnya, surfer asal Indonesia Arip Nurhidayat.

Dikutip dari Spin, Arip dan Casugay sedang bersaing ketat pada nomor longboard putra di kawasan Monaliza di La Union, Filipina, Jumat (6/12/2019). Saat pertandingan memasuki menit ke-18, tali kekang yang dikenakan Arip lepas dan surfer Indonesia itu tersapu ombak.

Beruntung bagi Arip dalam situasi seperti itu Roger Casugay melihat dirinya. Roger yang semula bisa memanfaatkan peluang untuk meraih medali emas SEA Games 2019, memilih untuk meninggalkan pertandingan dan menolong Arip.

Dilansir dari sejumlah sumber, Arip dan Roger lantas terlihat berbagi papan seluncur ketika menuju garis pantai untuk menyelamatkan Arip.

Dilansir dari sejumlah sumber, setibanya di atas pantai, Arip mengangkat tangan pahlawannya dan mengatakan bahwa Roger adalah juaranya. Roger menjadi pahlawan bukan karena medali yang didapatkannya tapi karena sportivitas dan kemanusiaan yang dipilihnya.

Kisar Roger dan Arip viral di media sosial. Peselancar lokal, Jefferson Ganuelas mengunggah foto peristiwa heroik tersebut ke laman Facebook-nya dan kemudian dibagikan ulang oleh akun Facebook resmi SEA Games 2019 (@2019SEAGames).

"Di tengah-tengah kompetisi longboard open putra dalam selancar, peselancar Indonesia Arip Nurhidayat terlepas dari tali pengikat dan tersapu ombak. Peselancar Filipina Roger Casugay datang untuk menyelamatkan, mengesampingkan pertandingan yang sedang berlangsung untuk mendapatkan emas. Beginilah caranya #WeWinAsOne. # 2019SEAGames #PHforOne," tulis akun 2019SEAGames di Facebook.

Pertandingan Ditunda

Pertandingan cabang olahraga selancar ini lantas ditunda hingga pemeberitahuan lebih lanjut. Belum ada pihak yang dinyatakan sebagai juara dalam pertandingan ini.

Surfing atau selancar menjadi salah satu pertandingan yang paling diantisipasi di SEA Games 2019. Pasalnya badai Topan Kammuri tengah melanda tuan rumah, Filipina beberapa waktu belakangan.

Akibatnya, pertandingan selancar sudah tertunda sebanyak tiga kali. Pihak penyelenggara memutuskan untuk lebih mengutamakan keselamatan para atlet dan penonton.